Menkomdigi Tekankan Literasi Digital di Wisuda Telkom University

  • 28 Apr 2026 19:01 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Jakarta: Menteri Komunikasi dan Digital RI menekankan pentingnya literasi digital, etika teknologi, serta kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi generasi muda. Hal itu disampaikan saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Bandung, Sabtu 25 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Meutya menegaskan, lulusan perguruan tinggi, khususnya dari institusi berbasis teknologi, memiliki tanggung jawab tidak hanya secara akademik. Namun juga moral dalam menghadapi era digital.

“Bekal ilmu ini menempatkan adik-adik agar tidak sekadar mengikuti arus digitalisasi, tetapi juga berani mengambil peran sebagai penggerak untuk menciptakan nilai dan memperluas manfaat teknologi,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Selasa 28 April 2026.

Ia menambahkan, tantangan ruang digital saat ini tidak hanya berkaitan dengan percepatan teknologi, tetapi juga meningkatnya misinformasi dan berbagai risiko siber. Karena itu, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen literasi digital di tengah masyarakat.

Menurutnya, misinformasi telah menjadi tantangan global sebagaimana disoroti . Oleh karena itu, ia mengajak para lulusan untuk berperan aktif sebagai penjaga kebenaran di tengah arus informasi.

Dalam acara tersebut, Meutya didampingi Direktur Utama Dian Siswarini serta jajaran, dan disambut oleh Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto.

Sementara itu, TelkomGroup menyatakan komitmennya mendukung kebijakan pemerintah melalui penguatan keamanan digital, perlindungan data pribadi, serta pengembangan solusi digital yang aman dan bertanggung jawab. Selain itu, Telkom juga aktif menghadirkan program edukasi terkait etika bermedia digital dan keamanan siber bagi generasi muda.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan, lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan daya saing global. “Kami melihat lulusan hari ini bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi sebagai agen perubahan yang mampu menciptakan solusi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada wisuda kali ini, Telkom University melantik sebanyak 1.502 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan. Momentum ini juga ditandai dengan deklarasi pengembangan Safe-AI yang human-centric sebagai upaya membangun ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan, diharapkan penguatan talenta digital yang disertai literasi, etika, dan keamanan teknologi dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan ekosistem digital Indonesia yang berdaya saing dan inklusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....