Quiz Edukatif Rutan Pekalongan, Cara Bangun Percaya Diri WBP Perempuan
- 24 Apr 2026 20:06 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Quiz Edukatif Rutan Pekalongan, Cara Bangun Percaya Diri WBP Perempuan
- Warga Binaan Pemasyarakatan
- Rutan Pekalongan
RRI.CO.ID, Pekalongan - Pendekatan pembinaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan mulai bergerak lebih kreatif. Tak lagi sekadar rutinitas formal, delapan warga binaan pemasyarakatan (WBP) perempuan diajak mengasah kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi melalui quiz edukatif interaktif, Jumat 24 April 2026.
Kegiatan yang digelar di hunian blok perempuan ini merupakan kolaborasi Subseksi Pelayanan Tahanan dengan peserta magang Hub Divisi Sosiologi. Sejak pukul 08.00 WIB, suasana blok berubah lebih hidup, diskusi, tanya jawab, hingga kerja sama tim menjadi warna baru dalam proses pembinaan.
Quiz yang disajikan tidak sekadar menguji pengetahuan umum, tetapi juga dirancang untuk melatih interaksi sosial dan keberanian menyampaikan pendapat. Metodenya sederhana, berbasis kelompok kecil, namun efektif membangun dinamika partisipatif di antara para WBP.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, M. Anang Saefulloh mengatakan, kolaborasi ini membawa dampak signifikan dalam pola pembinaan. Keterlibatan peserta magang menghadirkan pendekatan yang lebih segar dan adaptif.
“Metode interaktif membuat WBP lebih aktif, percaya diri, dan mampu berkomunikasi dengan lebih baik. Ini menjadi warna baru dalam pembinaan kepribadian,” ujarnya.
Anang menjelaskan, program yang rutin digelar setiap Jumat ini juga menjadi ruang aman bagi WBP untuk mengekspresikan diri. Salah satu peserta mengaku, kegiatan tersebut membuat suasana pembinaan terasa lebih menyenangkan dan tidak monoton.
“Lebih berani bicara sekarang, apalagi saat diskusi dengan teman-teman,” ungkapnya. Di balik kesederhanaannya, quiz edukatif ini menyimpan tujuan jangka panjang.
Menurutnya, Rutan Pekalongan ingin memastikan para WBP perempuan tidak hanya menjalani masa pidana. Namun juga mendapatkan bekal sosial yang cukup saat kembali ke masyarakat.
Melalui pembinaan berbasis interaksi seperti ini, mereka diharapkan mampu membangun relasi yang sehat, beradaptasi lebih cepat, serta mengambil peran positif di lingkungan sosialnya kelak. Langkah kecil di dalam tembok rutan, namun berpotensi memberi dampak besar ketika pintu kebebasan benar-benar terbuka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....