Peran Teman Sebaya Kunci Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja
- 24 Apr 2026 10:48 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Tren penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda masih menjadi tantangan serius. Oleh karenanya, keterlibatan generasi muda menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan narkoba.
Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Jawa Tengah, Toton Rasyid menjelaskan, berbagai hasil pemetaan menunjukkan bahwa kelompok usia remaja menjadi salah satu yang paling rentan. Baik karena faktor pergaulan, rasa ingin tahu, maupun tekanan lingkungan.
Kondisi ini menuntut adanya pendekatan pencegahan yang lebih inovatif, menyasar langsung pada kelompok sebaya sebagai garda terdepan. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah menggelar kegiatan Pelatihan Pendidik Sebaya Anti Narkotika di SMK Negeri 7 Semarang pada 21–23 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Remaja Teman Sebaya (RTS) sekaligus selaras dengan gerakan nasional Aksi Nasional Anti Narkotika dimulai dari Anak (ANANDA Bersinar). Para peserta dibekali melalui Modul SIGAB (Siaga Lawan Narkoba), yang menitikberatkan pada tiga aspek utama, yaitu regulasi diri, asertivitas, dan kemampuan reaching out.
Menurutnya, perang melawan narkoba tidak lagi bisa dilakukan dengan pendekatan konvensional. “Kita menghadapi dinamika yang semakin kompleks," ujarnya, Kamis, 23 April 2026.
Ia mengatakan, peredaran narkotika menyasar langsung generasi muda dengan berbagai cara yang semakin adaptif. "Oleh karena itu, kita membutuhkan strategi yang juga adaptif, salah satunya melalui pendekatan teman sebaya,” katanya.
Toton melihat remaja memiliki kekuatan pengaruh yang sangat besar terhadap lingkungannya. Pesan disampaikan teman sebaya lebih mudah diterima, dipercaya, dan berdampak dibandingkan pendekatan formal.
“Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, keberanian, dan kepedulian sosial. Kami berharap para peserta mampu menjadi role model, menjadi penggerak, sekaligus menjadi benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah dan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara, Kepala SMK Negeri 7 Semarang, Luluk Wibowo memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Pelatihan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi peserta didik.
“Kami menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan kepedulian sosial yang tinggi," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....