Bangun Generasi Emas, Grand Final Duta GenRe 2026 Purworejo Lahirkan Kader Baru
- 31 Jul 2026 04:39 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo – Komitmen membangun generasi emas terus dikuatkan Pemerintah Kabupaten Purworejo. Melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb), Pemkab menggelar Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) 2026 di Ganeca Convention Hall, pada Kamis, 30 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi panggung bagi 50 finalis pelajar dan mahasiswa untuk menunjukkan kapasitas sebagai agen edukasi sebaya. Hadir dalam acara Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, Sekda Suranto, Ketua TP PKK, anggota DPRD, serta jajaran OPD terkait.
Setelah melalui seleksi ketat sejak akhir Juni, dewan juri menetapkan pemenang. Dastin Riski Adi Kurniawan dari SMAN 5 Purworejo terpilih sebagai Duta GenRe Putra 2026, dan Kayla Nabihah Putriarta dari SMAN 6 Purworejo sebagai Duta GenRe Putri 2026.
Hasil Lengkap:
Putra: Juara II Al Ghany Rizqi Wibowo - SMAN 7, Juara III Rizky Kusuma Dwi Aryana - SMK YPE Sawunggalih, Favorit Muhammad Ardiyanto - UNS.
Putri: Juara II Berliana Eka Dewi Maheswari - SMAN 7, Juara III Shifa Nabila - STIE Rajawali, Favorit Ulfatul Haniah - SMAN 1.
Para juara ini akan mewakili Purworejo pada ajang Duta GenRe tingkat Provinsi Jawa Tengah. Mereka akan dibina lebih lanjut dalam kepemimpinan, wawasan kependudukan, dan public speaking.
Kepala Dinsosdaldukkb Purworejo, Andang Nugerahatara Sutrisno, menegaskan Duta GenRe bukan sekadar gelar. Mereka diproyeksikan menjadi garda depan dalam mengkampanyekan 3 pilar GenRe yaitu kesehatan reproduksi remaja, penundaan usia pernikahan, dan perencanaan kehidupan berkeluarga.
“Pemilihan Duta GenRe tidak sekadar mencari juara. Akan tetapi membentuk agen pembangunan keluarga berkualitas yang mampu memberikan edukasi kepada teman sebayanya mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi remaja, hingga persoalan-persoalan aktual yang dihadapi generasi muda,” kata Andang.
Menurutnya, edukasi dari sebaya ke sebaya dinilai lebih efektif untuk menekan angka pernikahan dini dan stunting. Para duta juga dituntut melek digital, berkarakter, dan mampu menjadi konselor sebaya. “Tugas mereka tidak berhenti setelah dinobatkan sebagai juara. Justru inilah awal pengabdian mereka untuk mengedukasi dan mengajak remaja Purworejo melakukan kegiatan yang positif,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Yuli Hastuti dikukuhkan sebagai Bunda GenRe Kabupaten Purworejo. Ia mengajak para duta menjadi role model bagi remaja lain.
“Jadilah Duta Generasi Berencana yang mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mewujudkan remaja yang sehat, berkarakter, dan berprestasi. Saya berharap melalui peran aktif kalian, semakin banyak remaja yang memiliki wawasan mengenai pentingnya merencanakan masa depan dan kehidupan berkeluarga secara matang,” ujar Bupati Yuli.
Bupati menekankan, membangun generasi unggul tidak bisa sendiri, tetapi diperlukan sinergi pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat. “Melalui Duta GenRe, saya berharap lahir generasi Purworejo yang tangguh, sehat, cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan dan berkontribusi bagi kemajuan daerah maupun Indonesia,” ujarnya.
Dengan lahirnya Duta GenRe 2026, Pemkab Purworejo berharap tercipta gerakan masif di kalangan remaja untuk hidup sehat, berencana, dan bebas stunting. Hal ini menjadi investasi menuju Indonesia Emas 2045.(Ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....