Rencana Pengadaan Kursi Pijat Picu Sorotan, Pemkab Pati Batalkan Realisasi

  • 24 Apr 2026 10:23 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Kursi Pijat Bupati

RRI.CO.ID, Pati- Rencana pengadaan kursi pijat Bupati Pati bernilai ratusan juta rupiah memicu perhatian publik di tengah kebutuhan infrastruktur daerah. Isu ini mengemuka saat pemerintah daerah tengah memprioritaskan perbaikan jalan rusak di sejumlah wilayah Kabupaten Pati.

Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan kabar harga kursi pijat mencapai Rp180 juta tidak sesuai fakta. Ia menyebut nilai kursi pijat dalam paket mebel hanya sekitar Rp40 juta dan telah dibatalkan realisasinya.

"Sudah saya cek, kursi pijat itu tidak Rp180 juta. Kalau banyak mudarat langsung saya suruh kembalikan," ujarnya, Jumat, 24 April 2026.

Ia juga menghentikan rencana pembongkaran serta penambahan fasilitas pendopo. Anggaran dialihkan untuk kebutuhan masyarakat.

Risma menjelaskan, keputusan tersebut diambil karena pemerintah daerah membutuhkan anggaran besar untuk perbaikan infrastruktur jalan. Ia memastikan seluruh belanja yang tidak mendesak akan dievaluasi agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung.

Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto menyatakan belum menerima informasi detail terkait rencana pengadaan kursi pijat tersebut. Ia menilai anggaran besar untuk fasilitas pejabat tidak relevan dengan kondisi kebutuhan masyarakat saat ini.

"Kalau memang ada anggaran sebesar itu untuk kursi pijat, janganlah. Kita sedang fokus kebutuhan masyarakat," katanya.

DPRD berencana memanggil dinas terkait guna memastikan perencanaan anggaran berjalan transparan dan sesuai prioritas. Pemerintah daerah bersama DPRD diharapkan menyusun prioritas anggaran yang selaras kebutuhan publik dan berkelanjutan.(APB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....