Tekankan Peran Humanis, Kabaharkam Minta Polisi Jadi Penolong bagi Masyarakat

  • 23 Apr 2026 08:06 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kabupaten Semarang – Kepala Badan Pemelihara Keamanan(Kabaharkam) Polri, Komjen Pol. Karyoto menekankan pentingnya peran humanis anggota kepolisian. Ia juga meminta personel dapat menjadi penolong di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada jajaran Polres Semarang, Rabu 22 April 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Kabaharkam di Kabupaten Semarang.

Dalam arahannya, Karyoto menegaskan, kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas.

“Jadilah polisi penolong di tengah masyarakat, lakukan patroli, bangun komunikasi dengan warga, terutama saat kegiatan siskamling. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya,” ucapnya.

Ia juga menyoroti peran penting Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri. Menurutnya, personel di lapangan memiliki posisi strategis dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Bhabinkamtibmas adalah etalase terdepan Polri. Saat masyarakat membutuhkan, merekalah yang pertama hadir. Karena itu, terus tingkatkan kemampuan, termasuk dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy memaparkan kondisi wilayah serta operasional Polres Semarang. Saat ini, Polres didukung 919 personel, termasuk 141 Bhabinkamtibmas yang tersebar di 19 kecamatan dan 235 desa.

Ia menyebut sejumlah tantangan kamtibmas yang dihadapi di Kabupaten Semarang, seperti kasus penipuan, perlindungan perempuan dan anak. Selain itu, juga tingginya angka kecelakaan lalu lintas akibat karakteristik wilayah pegunungan.

“Karakteristik wilayah Kabupaten Semarang yang didominasi pegunungan berdampak pada tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu, kami juga menghadapi kasus penipuan serta perlindungan perempuan dan anak yang menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Polres Semarang terus meningkatkan pelayanan berbasis teknologi dan pendekatan langsung kepada masyarakat. Berbagai program juga telah dijalankan sebagai upaya preventif.

“Kami mengembangkan pelayanan digital seperti WhatsApp chatbot dan optimalisasi layanan 110. Melalui program seperti Jumat Curhat dan Safari Kamtibmas, kami hadir langsung menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pembinaan internal juga terus diperkuat melalui latihan rutin dan simulasi kontijensi. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

“Kami rutin melaksanakan latihan Dalmas setiap Selasa dan Kamis, termasuk simulasi kontijensi. Ini bagian dari kesiapan kami menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ucap Kapolres.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....