Transparansi dan Kolaborasi, Kunci Laznas BMH Perluas Manfaat Zakat

  • 22 Apr 2026 14:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Lembaga Amil Zakat Nasional(Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) memperkuat kolaborasi dan transparansi pengelolaan zakat guna memperluas manfaat bagi masyarakat. Upaya ini ditunjukkan melalui gelaran Talkshow Publik Ekspose bertajuk “Bahagia dengan Kolaborasi Kebaikan Zakat” di Hotel Ibis Semarang, Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi BMH untuk menyampaikan capaian kinerja, sebaran manfaat, serta dampak program secara transparan kepada publik. Tidak hanya itu, forum ini juga menghadirkan kisah nyata para penerima manfaat zakat.

Dalam kesempatan tersebut, BMH juga menjalin kerja sama dengan PT Nusacita melalui penandatanganan nota kesepahaman. Kolaborasi ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam menunaikan ZISWAF melalui lebih dari 2.600 jaringan ATM Bersama.

Selain itu, BMH memberikan apresiasi kepada sejumlah mitra strategis. Di antaranya BSI, Perhutani, Vanilla Hijab, dan PT Paragon Corp yang telah berkontribusi dalam berbagai program kebaikan.

Direktur Utama Laznas BMH, Supendi, menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional dan berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam memperluas dampak zakat.

“Zakat adalah amanah yang harus dikelola secara profesional dan transparan. Sehingga benar-benar menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut, BMH mencatat pertumbuhan penghimpunan zakat yang positif. Hal ini didorong meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.

Dana yang dihimpun telah disalurkan melalui berbagai program. Mulai dari pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Jangkauan program pun semakin luas, menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Termasuk daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih,” ucapnya.

Melalui forum ini, BMH menegaskan komitmen untuk terus memperluas manfaat zakat melalui sinergi berbagai pihak. Kolaborasi diharapkan menjadi kekuatan dalam menghadirkan perubahan nyata.

Suasana talkshow semakin hangat saat muzakki dan penerima manfaat berbagi pengalaman. Mereka mengaku semakin yakin menyalurkan zakat melalui lembaga yang transparan dan berdampak.

Kisah inspiratif disampaikan Nasya Rizky, mahasiswi Universitas Diponegoro, dan Zain Abdullah, santri Pesantren Al Burhan. Keduanya merasakan langsung manfaat beasiswa dari BMH.

“Beasiswa ini bukan hanya membantu secara finansial. Akan tetapi juga memberi harapan dan semangat untuk terus berjuang meraih cita-cita,” ungkap Nasya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....