PKL Jalan Gajah Segera Direlokasi, Pemkot Semarang Sediakan Alternatif Lokasi
- 08 Apr 2026 19:06 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang — Pemerintah Kota Semarang segera merelokasi pedagang kaki lima di Jalan Gajah yang terdampak normalisasi drainase. Sejumlah alternatif lokasi disiapkan agar para pedagang tetap dapat berjualan.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, mengatakan pihaknya telah menyiapkan opsi lokasi relokasi. Di antaranya kawasan Pasar Johar dan Kanjengan.
"Kalau mereka mau masuk, kan pasarnya akan bertambah ramai. Ini sekaligus harapannya bisa membuat Pasar Johar kembali ramai seperti dulu, dengan memakai kios atau lapak yang saat ini masih banyak kosong," katanya usai rapat bersama Komisi B DPRD Kota Semarang, Selasa, 7 April 2026.
Ia menjelaskan, relokasi ini menjadi solusi bagi pedagang yang terdampak proyek. Terlebih, sebagian pedagang sudah tidak berjualan selama beberapa bulan.
"Tadi di rapat, bahkan mereka menyampaikan sudah libur jualan selama 8 bulan. Jadi kami ingin terus dampingi dan fasilitasi agar mereka tetap bisa berjualan lagi ditempat yang semestinya," ujarnya.
Untuk penempatan, pedagang makanan, sembako, pakaian, dan warung diarahkan ke Pasar Johar. Sementara, pedagang onderdil akan ditempatkan di kawasan Dargo atau Pasar Waru.
Dinas Perdagangan juga terus berkoordinasi dengan DPRD untuk menampung aspirasi pedagang. Hal ini dilakukan agar relokasi dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo, menyatakan dukungannya terhadap langkah tersebut. "Semoga upaya relokasi pedagang tidak menimbulkan gejolak yang berlarut larut dan bisa diterima oleh semua pihak," ujarnya.
Menurutnya, sebanyak 29 pedagang telah difasilitasi dalam rapat tersebut. Mereka diberikan dua opsi, yakni tetap berjualan di Jalan Gajah dengan penataan atau direlokasi ke pasar.
Namun, opsi berjualan di lokasi lama masih membutuhkan perencanaan lebih lanjut, sehingga, untuk sementara, relokasi ke pasar dinilai sebagai solusi paling memungkinkan. "Harapannya, semua pedagang menerima direlokasi sehingga mereka bisa berjualan dan bisa menempati permanen di pasar," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....