Sekolah Terendam, Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Tegaldowo Dialihkan ke Musala
- 08 Apr 2026 14:49 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Banjir Belum Kering, Siswa MIS Tegaldowo Terpaksa KBM di Musala
- Banjir Akibat tanggul sungai Bremi Jebol
RRI.CO.ID, Pekalongan — Aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar(KBM) di Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Tegaldowo, Kabupaten Pekalongan, belum kembali normal pascabanjir. Proses pembelajaran sementara dialihkan ke masjid dan musala di sekitar sekolah.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Tegaldowo, M Yusuf Yasin, mengatakan kondisi ruang kelas masih belum memungkinkan digunakan. Lantai yang masih basah dan berlumpur membuat kegiatan belajar di dalam kelas belum bisa dilakukan.
“Kami belum bisa menggunakan kelas karena lantainya masih basah. Untuk sementara, KBM kami alihkan ke beberapa musala agar proses belajar tetap berjalan,” ujarnya, Rabu, 8 April 2026.
Selain berisiko terhadap kesehatan, kondisi lantai yang licin juga dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa. Oleh karena itu, pihak sekolah memilih memindahkan kegiatan belajar ke tempat yang lebih aman.
Adapun lokasi yang digunakan untuk pembelajaran sementara di antaranya Masjid Al Ikhlas dan Musala Nurul Hidayah. Pihak sekolah juga terus melakukan pembersihan dan pengeringan ruang kelas.
Dalam pelaksanaannya, para siswa harus berpindah-pindah lokasi mengikuti pelajaran. Hal ini menyesuaikan dengan ketersediaan tempat yang dapat digunakan.
Kondisi tersebut membuat proses pembelajaran kurang efektif. Keterbatasan fasilitas seperti meja dan kursi menjadi kendala yang dihadapi siswa dan guru.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, menyampaikan pemerintah daerah telah mengambil langkah cepat. Fasilitas umum dimanfaatkan sementara untuk menunjang kegiatan belajar.
“Pemkab Pekalongan telah mengambil langkah cepat untuk kenyamanan siswa belajar dengan menggunakan fasilitas umum yang ada untuk sementara, baik balai desa, masjid maupun musala. Selain itu, kami juga mengupayakan penanganan jangka panjang melalui berbagai tinjauan yang saat ini dilakukan,” jelasnya.
Hingga kini, madrasah tersebut masih menjadi salah satu sekolah yang terdampak banjir. Kegiatan belajar mengajar pun tetap berlangsung di musala sambil menunggu kondisi ruang kelas kembali normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....