Stok BBM dan Elpiji Aman, Pemprov Jateng Imbau Warga Tak Panic Buying

  • 02 Apr 2026 13:39 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Di tengah ekskalasi perang yang terjadi di Timur Tengah, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Jawa Tengah dipastikan dalam kondisi aman. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang justru dapat mengganggu stabilitas distribusi di lapangan.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah, Agus Sugiharto, menegaskan berdasarkan hasil koordinasi intensif dengan pihak Pertamina, ketersediaan berbagai jenis bahan bakar masih sangat mencukupi. Stok BBM mulai dari Pertalite, Pertamax, Dexlite, Pertadex, hingga Pertamax Turbo dipastikan tersedia untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.

Selain bahan bakar kendaraan, Agus Sugiharto juga menjamin ketersediaan gas LPG bagi rumah tangga dan pelaku usaha di Jawa Tengah. Langkah pemantauan secara berkala terus dilakukan untuk memastikan rantai pasok dari terminal BBM hingga ke tingkat pangkalan tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti meski situasi geopolitik dunia sedang memanas.

Menurutnya, langkah efisiensi energi ini sebenarnya dapat dimulai melalui perubahan kebiasaan sederhana dalam aktivitas sehari-hari. Agus menyarankan agar masyarakat mulai mengurangi penggunaan kendaraan pribadi untuk keperluan yang tidak mendesak dan mulai beralih ke moda transportasi yang jauh lebih hemat energi guna menekan konsumsi nasional.

"Penggunaan LPG tetap normal, namun lebih efisien. Misalnya penggunaan air panas secukupnya, tidak berlebihan, serta menghemat energi dalam aktivitas rumah tangga,” terang Agus Sugiharto dalam rilis Kamis 2 April 2026.

Agus mencontohkan, untuk jarak dekat masyarakat juga diharapkan dapat berjalan kaki atau menggunakan sepeda. Selain itu, penggunaan transportasi umum maupun berbagi kendaraan dalam satu keluarga juga menjadi alternatif yang efektif.

Menurutnya, saat ini Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sedang mengkaji gerakan penghematan energi BBM, termasuk mencakup perhitungan dampak serta strategi implementasi di tingkat masyarakat. Dalam upaya efisiensi, Pemprov Jateng juga mendorong pemanfaatan teknologi rapat secara daring. Penggunaan pertemuan virtual dinilai mampu mengurangi mobilitas perjalanan dinas sekaligus menekan konsumsi BBM.

"Rapat bisa dilakukan secara daring untuk efisiensi penggunaan energi, terutama BBM,” imbuhnya.

Pemprov Jateng terus mendorong pemanfaatan energi terbarukan berbasis limbah lewat desa mandiri energi, pengolahan sampah plastik melalui pirolisis, limbah organik menjadi bioetanol, hingga pemanfaatan kotoran ternak menjadi biogas. Langkah tersebut dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus mengatasi persoalan lingkungan.

"Dengan kondisi pasokan yang terjaga, masyarakat diimbau tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan, serta bersama-sama mendukung upaya penghematan energi demi keberlanjutan,” tandasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....