Dorong Konektivitas Warga Pekalongan, TNI Bangun Tiga Jembatan Gantung

  • 02 Apr 2026 10:53 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Dorong Konektivitas dan Ekonomi Warga, Jembatan Gantung Garuda Dibangunan
  • Kabupaten Pekalongan
  • Kodim 0710/Pekalongan

RRI.CO.ID.Pekalongan - Komando Distrik Militer (Kodim) 0710/Pekalongan memulai pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III dan IV di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Proyek infrastruktur ini diawali dengan prosesi groundbreaking sebagai tanda dimulainya pengerjaan fisik di lapangan.

Pembangunan jembatan gantung pada tahun ini dipastikan tidak hanya terfokus pada satu lokasi saja. Pemerintah bersama TNI telah memetakan sejumlah titik krusial yang membutuhkan penanganan cepat untuk memulihkan aksesibilitas warga di pelosok desa.

Secara keseluruhan, terdapat tiga titik pembangunan jembatan gantung yang akan dikerjakan di wilayah Kabupaten Pekalongan. Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Ihalauw Garry Herlambang, Kamis 2 April 2026.

Ia juga menya,paikan, pembangunan serupa juga dilakukan di Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, serta Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran. Ketiga titik tersebut menjadi prioritas utama guna meningkatkan konektivitas antarwilayah yang selama ini terputus.

Dandim menegaskan, keberadaan jembatan ini akan menjadi urat nadi baru bagi perekonomian warga setempat. "Pembangunan jembatan gantung ini merupakan upaya strategis untuk membuka kembali akses masyarakat yang selama ini terhambat, sekaligus memperlancar mobilitas barang dan jasa," terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, menilai kolaborasi antara pemerintah pusat dan jajaran TNI dalam memulai pembangunan ini merupakan langkah tepat sasaran bagi kebutuhan publik.

Munir mengungkapkan, pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas penantian panjang warga yang kesulitan mendapatkan akses transportasi. Kondisi ini terjadi lantaran jembatan lama yang menjadi tumpuan warga telah hancur akibat bencana alam beberapa waktu lalu.

“Dulunya di lokasi ini sudah ada jembatan, namun karena banjir besar, jembatan tersebut roboh. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui TNI yang telah membantu pembangunan kembali akses vital ini,” ujarnya.

Antusiasme juga dirasakan langsung masyarakat, salah satunya Lina, warga Desa Sibetok. Ia mengaku optimis ekonomi keluarganya akan lebih baik karena tidak perlu lagi memutar jalan yang cukup jauh untuk beraktivitas.

“Dengan adanya jembatan ini nanti, waktu tempuh jadi lebih singkat. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih, termasuk kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah membantu pembangunan ini,” tuturnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....