Nawal Ajak Pengusaha Muslimah Miliki Langkah Adaptif di Tengah Ekonomi Global

  • 01 Apr 2026 14:52 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengajak para pengusaha perempuan muslimah untuk bersikap adaptif menghadapi dinamika ekonomi global. Ia menilai, kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar pelaku usaha tetap bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Menurut Nawal, Ikatan Pengusaha Perempuan Muslimah (Ipemi) memiliki peran strategis dalam membina UMKM perempuan agar lebih tangguh. Pembinaan intensif dinilai penting untuk mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku usaha.

"Maka di sini perkembangan usaha apa pun diharapkan bisa mengikuti tren digital marketing, sebagai upaya untuk bisa memasarkan lebih luas," ungkapnya usai menghadiri Pemilihan Duta Muslimah Preneur Jawa Tengah 2026 di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Rabu 1 April 2026.

Ia menyampaikan, kontribusi perempuan dalam sektor usaha sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu tercermin dari capaian pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang meningkat dari 4,95 persen pada 2024 menjadi 5,37 persen pada 2025.

“Harapannya Ipemi memberikan dampak positif dan pergerakannya mampu berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi Jawa Tengah,” ujarnya.

Ia juga memberikan arahan kepada pengurus daerah Ipemi yang baru dikukuhkan itu agar organisasinya mampu mengembangkan usaha anggotanya sekaligus membina pelaku UMKM yang baru merintis. Menurutnya, pelaku usaha yang telah berkembang diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi UMKM yang lebih kecil.

Di sisi lain, Nawal juga menyoroti tantangan sosial ekonomi seperti kemiskinan yang masih perlu ditangani bersama. Meski angka kemiskinan di Jawa Tengah menunjukkan penurunan, upaya intervensi dinilai harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Ke depan, Nawal berkomitmen melibatkan Ipemi dalam berbagai program pelatihan dan pemberdayaan perempuan. Kolaborasi dengan TP PKK, Dekranasda, dan BKOW diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Sementara itu, Ketua Ipemi Jawa Tengah, Lies Iswar Aminuddin, melaporkan perkembangan organisasi di tingkat daerah. Hingga kini, Ipemi telah terbentuk di 22 kabupaten/kota, sementara sisanya masih dalam proses pembentukan kepengurusan.

Ia berharap, seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah dapat segera memiliki kepengurusan Ipemi yang aktif. Dengan kekuatan organisasi yang merata, sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah diyakini akan semakin optimal.

"Mari gerak langkah kita mantapkan untuk tetap bersatu hati, bersatu langkah, bersama-sama, saling menopang dan memberikan kekuatan bagi kita untuk berkarya di Ipemi Jawa Tengah," harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....