Perkuat Pemberdayaan, Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Buka Kolaborasi

  • 08 Jun 2026 12:37 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Perkuat Pemberdayaan Perempuan, Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Hadir di Pekalongan
  • Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPMI)

RRI.CO.ID, Pekalongan –Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Pekalongan bergerak mengambil peran untuk memperkuat pemberdayaan perempuan dan pelaku UMKM. Hal ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pekalongan.

Ketua II IPEMI Kabupaten Pekalongan, Riana mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keberadaan organisasi. “Sekaligus menggali informasi terkait hal-hal yang bisa disinergikan,” ujarnya, Senin, 8 Juni 2026.

Langkah tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa IPEMI tidak ingin sekadar hadir sebagai organisasi baru. Akan tetapi, juga mengambil peran dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM di Kabupaten Pekalongan.

Menurut Riana, pihaknya juga memperoleh berbagai masukan yang dinilai penting untuk memperkuat eksistensi dan kontribusi IPEMI di tengah masyarakat. Tak hanya membangun komunikasi dengan organisasi perempuan, IPEMI juga melakukan konsultasi dengan Kesbangpol terkait legalitas dan administrasi organisasi.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Pekalongan, Tri Rafika Yulian Akbar, mengapresiasi semangat IPEMI yang dinilai progresif meski tergolong organisasi baru. Ia melihat potensi besar organisasi tersebut dalam mendukung pengembangan usaha perempuan, khususnya sektor UMKM.

“IPEMI ini organisasi baru, tetapi sudah bisa menginisiasi untuk bergabung dengan GOW. Harapannya bisa segera dikenal masyarakat melalui berbagai kegiatan dan program kerjanya, khususnya dalam mendukung pelaku UMKM,” katanya.

Tri Rafika berharap IPEMI dapat segera bergabung dalam GOW. Dengan demikian, kolaborasi antarorganisasi perempuan di Kabupaten Pekalongan semakin kuat.

Ditemui terpisah, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan, Muhammad Farikh Arisoni, menyebut kehadiran IPEMI menjadi warna baru dalam dinamika organisasi kemasyarakatan di daerah. Ia bahkan menyebut IPEMI sebagai organisasi pengusaha muslimah pertama yang hadir di Kabupaten Pekalongan.

“Terima kasih kepada IPEMI yang sudah bersilaturahmi. Ini menjadi organisasi pengusaha muslimah pertama di Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya.

Farikh juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal organisasi agar mampu bertahan dan berkembang. Menurutnya, tidak sedikit organisasi yang mengalami penurunan aktivitas setelah resmi terbentuk.

Selain itu, Kesbangpol menyoroti masih rendahnya kepatuhan organisasi kemasyarakatan dalam melaporkan kegiatan. Dari total 171 organisasi yang terdata di Kabupaten Pekalongan, kurang dari separuh yang secara rutin menyampaikan laporan aktivitas.

“Kami mohon agar setiap organisasi dapat melaporkan kegiatan. Minimal setiap enam bulan sekali,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....