Usai Libur Lebaran, Gubernur Jateng Minta ASN Perkuat Sinergi Melayani Rakyat

  • 25 Mar 2026 12:13 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali memperkuat sinergi dalam melayani masyarakat usai libur Lebaran. Ia menegaskan, pelayanan publik harus tetap optimal dan tidak boleh mengalami penurunan.

Ajakan tersebut disampaikan saat apel kerja bersama jajaran ASN di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu 25 Maret 2026. Momentum pasca-Lebaran, menurutnya, menjadi waktu tepat untuk memperkuat kembali semangat pengabdian.

Luthfi menekankan, Lebaran tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga mempererat soliditas antarlembaga. Kebersamaan itu dinilai penting sebagai fondasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia juga menegaskan, seluruh unsur pemerintahan harus bekerja dalam satu irama. Pelayanan masyarakat tidak dapat berjalan optimal tanpa kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah kabupaten dan kota.

“Pada saat kita melaksanakan tugas dan kewajiban, apa pun bagian yang kita laksanakan, tentu harus ada kolaborasi satu dengan yang lain,” tegasnya.

Menurut Luthfi, luasnya wilayah dan besarnya jumlah penduduk Jawa Tengah menuntut kerja sama yang kuat antarlembaga. Setiap perangkat daerah diharapkan saling menopang agar pelayanan tetap berjalan efektif.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung keberhasilan penanganan arus mudik dan balik Lebaran di Jawa Tengah. Provinsi ini kembali menjadi salah satu pusat perlintasan pemudik terbesar di Indonesia.

“Mudik merupakan suatu tradisi, khususnya Jawa Tengah menjadi sentral terbesar di seluruh Indonesia,” ujarnya

Menurutnya, kelancaran arus mudik tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Kesiapan infrastruktur jalan, transportasi gratis, hingga pengamanan dan layanan publik dinilai berjalan baik selama periode tersebut. “Tidak ada satu pun public complaint terkait dengan jalan kita,” katanya.
Ia juga menegaskan , pelayanan publik harus dimaknai sebagai bentuk pengabdian. Bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan tanggung jawab untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....