Gubernur Jateng Melayat Bos Djarum
- 24 Mar 2026 17:14 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Suasana duka menyelimuti GOR Djarum Jati, Kudus, Selasa, 24 Maret 2026. Ratusan pelayat dari berbagai kalangan tampak silih berganti datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pengusaha nasional Michael Bambang Hartono, salah satunya Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Gubernur yang turut melayat menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya sosok yang dinilai memiliki kontribusi besar bagi bangsa. Hadir pula mendampingi Bupati Kudus Samani Intakoris dan Wakil Bupati Belinda Putri Birton.
“Kita sangat kehilangan tokoh nasional, pengusaha nasional dari wilayah kita. Ini menjadi duka yang mendalam,” ujar Ahmad Luthfi.
Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat, khususnya Kudus, dirinya menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Jenazah Michael Bambang Hartono sebelumnya tiba di Kudus pada Minggu malam, 22 Maret 2026 setelah sempat disemayamkan di Jakarta.
Setibanya di GOR Djarum, peti jenazah disambut keluarga, kerabat, serta ratusan karyawan dalam suasana khidmat. Persemayaman di Kudus berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Maret 2026.
Masyarakat umum diberi kesempatan untuk melayat sebelum prosesi pemakaman yang dijadwalkan berlangsung di Rembang pada Rabu, 25 Maret 2026. Ahmad Luthfi mengenang almarhum sebagai pribadi yang konsisten berkontribusi sejak lama, bahkan sejak dirinya masih bertugas sebagai Kapolres.
Menurutnya, kontribusi Michael Bambang Hartono tidak hanya berhenti di sektor bisnis. Namun juga menjangkau berbagai bidang sosial.
“Hari ini sejak saya menjadi Gubernur, melalui Pak Bupati, program mudik gratis juga didukung Djarum. Termasuk pengembangan green economy, Djarum menjadi salah satu yang mendunia,” ujarnya.
Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026 di Singapura dalam usia 86 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Djarum serta dunia usaha nasional. Semasa hidupnya, Michael Bambang Hartono dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Indonesia.
Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, ia membesarkan Grup Djarum menjadi perusahaan besar yang merambah berbagai sektor, mulai dari industri rokok hingga perbankan. Tak hanya di dunia bisnis, Bambang juga dikenal sebagai filantropis dan pecinta olahraga.
Melalui PB Djarum dan Djarum Foundation, ia berperan besar dalam melahirkan atlet bulu tangkis berprestasi serta menjalankan berbagai program sosial di bidang pendidikan dan lingkungan. Kepergian Michael Bambang Hartono menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi dunia usaha, tetapi juga bagi masyarakat yang merasakan manfaat dari kiprah dan dedikasinya selama ini. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....