Jembatan Garuda Randugunting, Penghubung Harapan Warga Perbatasan Rembang-Pati
- 09 Mar 2026 12:45 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Rembang – Di atas aliran Sungai Randugunting yang membelah wilayah perbatasan Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati, sebuah jembatan baru perlahan berdiri. Bagi warga Desa Sekarsari di Kecamatan Sumber, Rembang, dan Desa Manjang di Kecamatan Jaken, Pati, jembatan itu bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol harapan baru untuk kehidupan yang lebih mudah.
Jembatan Gantung Garuda sepanjang 60 meter tersebut dibangun untuk menghubungkan dua desa yang selama ini dipisahkan oleh aliran sungai. Akses yang sebelumnya terbatas membuat warga harus menempuh jarak lebih jauh ketika ingin beraktivitas ke wilayah seberang, baik untuk bekerja, berdagang, maupun keperluan sosial lainnya.
Kapendam IV Diponegoro, Kolonel Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro mengatakan, pembangunan jembatan ini dikerjakan oleh prajurit Kodim 0720/Rembang bersama masyarakat setempat. Di lokasi pembangunan, terlihat semangat gotong royong yang mempertemukan tenaga TNI dan warga desa dalam satu tujuan, yakni menghadirkan penghubung yang lebih aman bagi masyarakat.
Kehadiran jembatan ini menjadi semakin penting setelah sebelumnya talud dinding jembatan di sisi Desa Manjang sempat amblas akibat hujan deras pada Minggu, 11 Januari 2026 lalu. Peristiwa itu sempat mengganggu akses warga yang melintas dan menyadarkan banyak pihak bahwa jalur penghubung yang lebih kuat sangat dibutuhkan.
Kini, harapan warga semakin mendekati kenyataan. Hingga Senin, 9 Maret 2026, progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah mencapai 90,05 persen. Tahapan pekerjaan seperti pembersihan lahan, penggalian pondasi, dan pemasangan bowplank telah selesai sepenuhnya.
Beberapa pekerjaan lain juga terus dikebut. Pengedropan material sudah mencapai 80 persen, sementara pembangunan gapura dan anchor di Titik A telah mencapai 96 persen dan di Titik B 98 persen. Proses pengelasan baja pun terus berlangsung dengan progres sekitar 25,97 persen.
Jika nantinya jembatan ini rampung dan dapat digunakan, warga di dua kabupaten tidak lagi dipisahkan oleh sungai yang selama ini menjadi penghalang. Aktivitas ekonomi diharapkan lebih lancar, hubungan sosial antar desa semakin erat, dan perjalanan warga menjadi lebih singkat.
Di tengah aliran Randugunting yang tenang, Jembatan Gantung Garuda perlahan menjelma tidak hanya sebagai penghubung wilayah. Akan tetapi, juga sebagai penghubung harapan bagi masyarakat Rembang dan Pati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....