Hujan Angin Terjang Kota Semarang, 86 Pohon Tumbang Dievakuasi dalam Semalam

  • 05 Mar 2026 15:19 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Semarang pada Rabu, 4 Maret 2026 sore, menyebabkan puluhan pohon tumbang di berbagai wilayah. Dalam semalam, sebanyak 86 titik pohon tumbang berhasil ditangani oleh tim gabungan pemerintah kota bersama relawan.

Cuaca ekstrem tersebut juga mengakibatkan sejumlah papan reklame roboh serta atap baja ringan warung beterbangan karena tidak mampu menahan terpaan angin. Dampaknya tersebar di berbagai ruas jalan dan kawasan permukiman warga.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, langsung menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat melakukan penanganan. Tim gabungan dari BPBD Kota Semarang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Satpol PP, serta relawan dan warga setempat diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak.

Beberapa titik yang terdampak antara lain Jalan Pahlawan, Jalan Imam Bardjo, Jalan Suratmo, Jalan Dr. Cipto, Jalan S. Parman, Jalan Soekarno Hatta, kawasan Kota Lama, hingga wilayah Purwoyoso, Ngaliyan, Pedurungan, Genuk, dan Semarang Timur. Di lokasi seperti Lapangan Simpang Lima, Jalan Madukoro, dan Jalan Mayjend Sutoyo, dilaporkan terdapat lebih dari satu pohon tumbang.

Tim di lapangan segera melakukan pemotongan batang pohon, pembersihan ranting, serta membuka akses jalan yang sempat tertutup. Langkah cepat ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas dan potensi bahaya bagi masyarakat.

“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan. Dalam semalam, 86 titik pohon tumbang berhasil ditangani dan dievakuasi bersama-sama agar akses jalan bisa segera kembali normal,” ujar Agustina.

Selain di jalan protokol, pohon tumbang juga terjadi di sejumlah kawasan permukiman, fasilitas umum, dan area perkantoran. Beberapa lokasi terdampak di antaranya sekitar Balai Kota Semarang, kawasan rumah dinas wali kota, sekolah, puskesmas pembantu, serta taman kota.

Agustina pun mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. "Keselamatan masyarakat menjadi prioritas, kami mengajak warga untuk tetap berhati-hati, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang,” ucapnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Semarang akan terus memantau kondisi pohon-pohon peneduh di ruang publik sebagai langkah mitigasi. Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kejadian serupa di kemudian hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....