Pemkot Semarang Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

  • 12 Feb 2026 19:53 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat membantu warga yang terdampak kebakaran dan rumah roboh di Kelurahan Kaligawe dan Kelurahan Krobokan. Melalui Dinas Sosial, bantuan kebutuhan dasar disalurkan sebagai bentuk respons atas musibah yang dialami warga.

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Agus Junaedi, mengatakan langkah tersebut dilakukan atas arahan langsung Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Pemerintah diminta memastikan warga terdampak segera mendapatkan pendampingan dan bantuan.

“Ibu Wali Kota mengarahkan kami untuk segera turun membantu warga yang tertimpa musibah. Prinsipnya, jangan sampai warga merasa sendirian ketika mengalami bencana,” ujar Agus Junaedi, Kamis 12 Februari 2026.

Bantuan diberikan kepada Shanti, warga Sawah Besar, Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, yang dapur rumahnya mengalami kebakaran. Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada Bambang Rusdiyono, warga Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, yang rumahnya roboh akibat kondisi bangunan sudah tua.

Agus menjelaskan bantuan yang diberikan bersifat darurat dan menyesuaikan kebutuhan korban. Bantuan meliputi peralatan dapur, kasur lipat, kasur gulung, selimut, serta paket sembako.

“Kebakaran di Kaligawe memang skalanya kecil, hanya dapur, tapi ini tetap menjadi perhatian kami. Sementara di Krobokan, rumah warga roboh, sehingga kami bantu kasur lipat, peralatan dapur, selimut, dan sembako,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan setelah adanya laporan berjenjang dari RT, RW, hingga kelurahan. Begitu laporan diterima, Dinas Sosial langsung melakukan verifikasi lapangan dan menyiapkan bantuan.

“Setelah kejadian, biasanya ada pengajuan dari RT, RW, dan kelurahan. Begitu masuk ke kami, langsung kami tindak lanjuti, prosesnya cepat,” katanya.

Agus menegaskan, Dinas Sosial memiliki tugas memberikan perlindungan sosial kepada warga terdampak bencana maupun kelompok rentan. Pemerintah Kota, menurutnya, harus hadir setiap kali warganya menghadapi musibah.

“Kami rutin memberikan bantuan karena itu memang tugas kami. Siapa pun warga Kota Semarang yang terkena musibah, pemerintah harus hadir,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kejadian serupa melalui mekanisme berjenjang dari RT hingga kelurahan. Untuk kondisi darurat, bantuan dapat langsung dikirim sembari menunggu kelengkapan administrasi.

“Kalau darurat, bantuan bisa kami kirim dulu ke warga. Administrasi bisa menyusul. Yang terpenting warga tertolong lebih dulu,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....