PLN Ajak Pelajar Paham Bahaya Listrik Sejak Dini

  • 11 Feb 2026 17:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Yogyakarta – PLN mengajak pelajar memahami bahaya listrik sejak dini melalui sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan. Kegiatan digelar di SMA Negeri 8 Yogyakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional. Sebanyak 62 siswa kelas X dan XI mengikuti kegiatan secara antusias.

Kegiatan dikemas secara interaktif untuk menumbuhkan kesadaran penggunaan listrik yang aman. Siswa juga diperkenalkan dengan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile.

Pelaksana Harian Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Yogyakarta, Wiwit Supriyadi, menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama. Ia menyebut usia sekolah merupakan waktu tepat untuk edukasi mitigasi kelistrikan.

“Keselamatan merupakan hal yang utama bagi kita semua sebagai pengguna energi listrik. PLN berkomitmen untuk terus memberikan edukasi agar seluruh masyarakat, mulai dari jenjang sekolah,” jelasnya melalui siaran pers, Rabu, 11 Februari 2026.

Ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile dalam mengakses layanan. Menurutnya, aplikasi tersebut memudahkan pelanggan mendapatkan layanan secara cepat dan praktis.

Sementara, salah satu peserta, Neta, siswi kelas X E8, mengaku menikmati kegiatan tersebut. Ia mendapatkan banyak informasi tentang sejarah PLN dan bahaya kelistrikan.

“Sosialisasinya seru banget. Pertama kami jadi tahu sejarah PLN itu bagaimana, lalu dijelaskan juga tentang bahaya-bahaya yang bisa terjadi kalau kita berada di dekat aliran listrik, sekaligus bagaimana mitigasinya,” ujarnya.

Peserta lain, Nurin, mengatakan kegiatan semakin menarik saat sesi akhir. Ia mengaku bersemangat mengikuti kuis yang diberikan pemateri.

“Di akhir kegiatan kami dikasih kuis yang seru dan diperkenalkan dengan aplikasi PLN Mobile. Senang banget, kakak-kakaknya interaktif, banyak ilmu yang bermanfaat, jadi nggak bosen,” tuturnya.

Pihak sekolah memberikan apresiasi atas edukasi yang diberikan kepada para siswa. Staf Humas SMA Negeri 8 Yogyakarta, Muhammad Irwan Darmawan, menyebut siswa sangat bersemangat mengikuti kegiatan.

“Penyampaiannya menarik, ada doorprize yang baik. Yang terpenting informasi tentang keselamatan kelistrikan dan lingkungan bisa tersampaikan dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menilai pengenalan aplikasi PLN Mobile memudahkan siswa memahami layanan kelistrikan. Menurutnya, pelaporan gangguan melalui aplikasi akan membantu masyarakat mengakses layanan dengan cepat.

“Pelaporan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile sangat memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan PLN. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar memberikan pembelajaran kepada masyarakat, khususnya siswa-siswi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....