Ribuan Penghafal Qur'an Jateng Rasakan Manfaat Bisyaroh
- 02 Feb 2026 09:24 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat sebanyak 1.041 santri penghafal Al-Qur’an telah menerima manfaat program bisyaroh hingga akhir tahun 2025. Pemberian tali asih yang bersumber dari APBD tersebut bertujuan untuk mendukung pembinaan generasi Qur’ani di berbagai pesantren di wilayah Jateng.
Terbaru, penyaluran bantuan diserahkan Ketua TP PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin. Bantuan diserahkan dalam acara Haflah Khotmil Qur’an ke-17 di Pondok Pesantren Ittihadut Tholibin, Kalibeber, Wonosobo, Minggu, 1 Februari 2026.
"Program bisyaroh untuk mereka yang khatam 30 juz Al-Qur’an. Harapannya bisa memberi manfaat dan berka,” ujar istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen tersebut.
Nawal menyerahkan bisyaroh kepada lima santri yang berhasil mengkhatamkan 30 juz secara bil ghoib. Masing-masing santri menerima tali asih sebesar Rp1 juta. Ia berharap dukungan ini dapat memberikan dampak positif bagi para penghafal Al-Qur’an maupun bagi keberkahan daerah.
Dalam pesannya, Nawal menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan perekat hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Ia mengajak masyarakat untuk senantiasa mendekatkan diri dengan Al-Qur'an serta memperbanyak ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Nawal menambahkan, kedekatan dengan nilai-nilai spiritual akan menghadirkan ketenangan batin. Ia mendorong para santri dan masyarakat untuk membiasakan zikir dan istighfar.
"Banyak istighfar, dekat dengan Al-Qur’an, dan perbanyak ibadah. Jika sudah dekat dengan Al-Qur’an, maka akan menemukan kenikmatan,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....