Ratusan Pelajar Keracunan MBG di Kudus Diperbolehkan Pulang
- 30 Jan 2026 20:24 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus – Ratusan pelajar yang mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA 2 Kudus mulai diperbolehkan pulang. Hingga Jumat, 30 Januari 2026 sore, sebanyak 101 siswa telah dipulangkan setelah menjalani perawatan.
Wakil Bupati Kudus, Belinda Putri Birton, menyatakan pihaknya telah melakukan evaluasi atas kejadian tersebut. Ia menyebut hingga Jumat pagi masih ada 47 siswa menjalani perawatan inap dengan kondisi membaik.
| Baca juga: Selama Libur Sekolah, BGN Akan Evaluasi SPPG |
“Harapannya, ke depan kasus ini tidak akan terjadi lagi. Sampai saat ini hasil laborat masih belum keluar, apa yang menjadi penyebab mereka para keracunan masih belum diketahui,” ujar Belinda.
Kasus dugaan keracunan tersebut terjadi usai siswa dan guru mengonsumsi MBG menu soto ayam pada Rabu, 28 Januari 2026. Sebanyak 600 siswa dilaporkan mengalami gejala mual, diare, pusing, hingga sesak napas dari lebih 1.000 porsi MBG yang dibagikan.
Sebanyak 131 siswa sempat dirujuk ke tujuh rumah sakit pada Kamis, 29 Januari 2026. Sementara, pada Jumat pagi, apel bersama digelar di halaman Makodim 0722 Kudus dengan mengundang pihak SPPG Kudus.
Sementara itu, Dandim 0722 Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie mengatakan pihaknya telah turun langsung membantu penanganan kasus tersebut. “Kami sudah ikut turun ke bawah untuk membantu menyelesaikan kejadian itu. Dan kami bersama forkopimda juga sudah membuat kesepakatan,” tuturnya.
Pelaksana Tugas(Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr. Mustiko, menjelaskan, hingga Kamis malam masih ada 41 siswa dirawat di tujuh rumah sakit. Mayoritas dirawat karena diare, dan berdasarkan data terbaru, Jumat, pukul 17.00 WIB, pasien rawat inap tersisa 30 anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....