Ratusan Pelajar SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG
- 29 Jan 2026 19:42 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Ratusan siswa SMA 2 Kudus mengalami pusing, diare hingga sesak nafas. Diduga ratusan siswa – siswi itu mengalami keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan, Rabu, 28 Januari 2026.
MBG tersebut disalurkan oleh salah satu SPPG yang berada di kelurahan Purwosari Kecamatan Kota Kudus. Akibat dugaan keracunan itu, sebanyak 117 siswa – siswi harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Menurut Waka Humas SMA 2 Kudus Dwiyana, tidak hanya para siswa saja yang mengalami gejala keracunan, tetapi sejumlah guru juga mengalami hal yang sama. Mereka diduga mengalami keracunan menu MBG saat itu, yakni soto ayam.
“Sebetulnya pada Rabu kemarin sudah ada anak – anak yang mual dan pusing, baru diketahui pada hari ini, setelah banyak anak yang tidak masuk sekolah. Setelah dilakukan pendataan ternyata banyak siswa yang mengalami gejala itu,” ujar Dwiyana, Kamis, 29 Januari 2026.
Pihak sekolah meminta bantuan Puskesmas Purwosari dan melaporkan kejadian ini ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus. Ketika dilakukan pemeriksaan, korban yang mengalami gejala keracunan malah semakin bertambah, sehingga dibutuhkan ambulans untuk membawa siswa ke rumah sakit.
Mendengar hal itu, Bupati Kudus Samani Intakoris setelah meluncur ke RSUD Kudus. Bupati juga meninjau SMA 2 Kudus dan menemui sejumlah anak yang masih dirawat di ruang UKS.
Kepada wartawan yang menemuinya, Bupati mengatakan, seluruh armada ambulans milik puskesmas, rumah sakit dikerahkan untuk membantu mengevakuasi para korban ke rumah sakit. Bupati meminta kepada seluruh rumah sakit agar memberikan perawatan maksimal kepada para korban.
Agar kejadian ini tidak terulang lagi, pada Jumat, 30 Januari besok akan dilakukan evaluasi dengan mengundang para kepala SPPG di Makodim Kudus. “Besok pagi (30 Januari 2026) seluruh kepala SPPG akan kita undang untuk evaluasi di Makodim Kudus,” ujar Samani.
Salah satu siswi, Travelina mengaku, usai makan MBG hari Rabu kemari, ia langsung merasa mulas. Bahkan, ia sampai harus tiga kali bolak balik ke kamar mandi.
Siswi kelas 12 ini mengira hanya mengalami diare biasa, namun ternyata banyak yang mengalami gejala seperti dirinya. Meski demikan, ia mengaku bersyukur karena tidak sampai harus dirujuk ke rumah sakit.
Dari data terakhir, Kamis, 29 Januari 2026 pukul 15.00 WIB, terdapat 117 siswa dan karyawan SMA 2 Kudus yang dirawat di tujuh rumah sakit. Sementara, dari 31 pasien keracunan MBG yang dirawat di RSUD Kudus, enam orang sudah diperbolehkan pulang. (RK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....