Padukan Avocado, Kopi Muria Kudus Tembus Pasar Dunia
- 28 Jan 2026 09:19 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Inovasi memadukan kopi dan avokado mengantarkan Kopi Muria Kudus menembus pasar internasional. Produk UMKM Kopi Tjolo kini rutin menembus Malaysia, Thailand, hingga negara-negara Timur Tengah.
Terobosan itu menarik perhatian Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Jateng, Nawal Arafah Yasin saat berkunjung ke Desa Wisata Dukungwaringin Selasa, 27 Januari 2026. Ia mencicipi langsung dan memborong sejumlah varian kopi produksi warga setempat.
Nawal menilai cita rasa kopi tersebut punya karakter kuat. Perpaduan kopi dan bubuk avocado disebut memberi sensasi yang tidak biasa.
"Ada macam-macam varian kopi, sampai satu inovasinya adalah kopi dicampur dengan bubuk avocado. Memang di daerah sini unggulannya ada Camelo dan Avocado," ujarnya seusai menikmati secangkir kopi.
Produk ini, menurutnya, pernah menjadi sajian untuk tamu negara pada KTT G20 Bali 2022. Hal ini membuktikan inovasi dapat menjadi kunci UMKM naik kelas.
Selain kopi, Nawal juga membeli produk UMKM lain seperti tas anyaman pandan dan tape singkong. Ia menegaskan Dekranasda Jateng siap memperkuat UMKM lewat kurasi, pelatihan, dan pemasaran digital.
Pengelola Kopi Tjolo Anggung Safitri mengatakan, harga produknya mulai Rp2.500 per sachet dengan omzet puluhan juta rupiah per bulan. Pasar Kopi Muria Kudus pun terus meluas, dari lokal hingga mancanegara.
"Harapannya UMKM lokal seperti milik kita ini, terus di-support oleh pemerintah. Terutama dari sisi pemasaran, supaya bisa ekspor ke luar negeri," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....