KAI Semarang Tingkatkan Keamanan di Perlintasan Sebidang
- 23 Jan 2026 17:20 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - KAI Daerah Operasi(Daop) 4 Semarang terus berkomitmen meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan. Berbagai upaya preventif dan edukatif secara konsisten dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan raya dan perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menjelaskan, selama periode Tahun 2025, KAI Daop 4 Semarang telah melaksanakan berbagai program peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang. Salah satunya adalah sosialisasi keselamatan di lingkungan sekolah sebanyak 24 kali.
"Kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan pemahaman sejak dini kepada para pelajar terkait bahaya melintas sembarangan di jalur rel. Ini mengingat anak-anak dan remaja menjadi salah satu kelompok yang rentan karena sering bermain atau melintas di area jalur kereta api tanpa pengawasan," katanya, Jumat 23 Januari 2026.
Luqman melanjutkan, KAI Daop 4 Semarang juga mengintensifkan sosialisasi langsung di perlintasan sebidang sebanyak 351 kali sepanjang tahun 2025. Kegiatan ini melibatkan petugas lapangan bersama TNI, Polri, Railfans dan Kewilayahan Setempat.
Mereka memberikan edukasi secara langsung kepada pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, mobil, serta pejalan kaki di perlintasan sebidang resmi maupun liar. "Tujuannya agar masyarakat lebih patuh terhadap aturan berlalu lintas dan memahami prioritas perjalanan kereta api yang telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas," ucapnya.
Menurutnya, tindakan tegas berupa penutupan atau penyempitan 21 perlintasan sebidang liar dan rawan juga telah dilakukan oleh KAI Daop 4 Semarang sepanjang 2025. Penutupan ini dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
"Penutupan akses ilegal yang kerap dimanfaatkan oleh warga dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Dengan penutupan ini, diharapkan perlintasan tidak resmi yang membahayakan dapat diminimalisir," kata Luqman.
Upaya berkelanjutan tersebut menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data periode Tahun 2025, angka kecelakaan di perlintasan sebidang di wilayah Daop 4 Semarang menurun signifikan sebesar 23%, yakni 20 kasus.
Jika dibandingkan, tahun 2024 ada 26 kasus kecelakaan. Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan masyarakat, KAI Daop 4 Semarang juga telah memasang spanduk peringatan di berbagai titik perlintasan sebidang dan jalur rawan kecelakaan.
Ia menjelaskan, spanduk ini berisi imbauan dan informasi tentang pentingnya berhenti sejenak, melihat kiri-kanan, serta mendahulukan perjalanan kereta api sebagai prioritas utama sesuai ketentuan perundang-undangan. Diharapkan, melalui media visual ini, kesadaran pengendara dapat terus meningkat.
“Berbagai upaya ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menciptakan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di perlintasan sebidang. Namun demikian, kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama berdisiplin dan mematuhi rambu serta aturan yang berlaku,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....