Komisi VII Dorong Industri Jamu Kembangkan Sektor Pariwisata

  • 23 Jan 2026 13:29 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Komisi VII DPR RI mendorong industri farmasi tradisional untuk mengembangkan pariwisata berbasis kearifan lokal. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi jamu sebagai warisan budaya sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif.

Dorongan itu disampaikan saat kunjungan kerja spesifik ke PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Ungaran Jawa Tengah, Jumat, 23 Januari 2026. Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menilai industri jamu memiliki potensi besar dikolaborasikan dengan sektor pariwisata.

Konsep wisata wellness berbasis tradisi dinilai sejalan dengan penguatan industri obat tradisional. "Kita lagi menggalakkan program yang namanya wisata wellness, mungkin bisa kenalkan jamu tradisional, bisa dikolaborasi antara Sido Muncul dengan program wellness dari Kementerian Pariwisata," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Komisi VII DPR RI memantau langsung proses produksi, mulai dari ruang ekstraksi, pengolahan, laboratorium, hingga proses pengemasan. Evita mendorong agar industri tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga menciptakan pengalaman wisata edukatif.

Ia menilai, kolaborasi antara industri jamu dan sektor pariwisata akan memperkuat promosi produk tradisional Indonesia. “Harapannya, jamu tidak hanya dikenal sebagai produk kesehatan, tetapi juga bagian dari destinasi wisata nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat mengaku siap membantu pemerintah mengembangkan pariwisata dalam negeri. Melalui industrinya, ia berjanji akan mengenalkan obyek wisata lokal yang masih membutuhkan promosi.

"Wisata itu yang paling benar wisata dalam negeri, kalau wisatanya negeri banyak orang asingnya pasti senang. Saya akan mengiklankan Pacitan, tempatnya Pak SBY, museum, ya, terus wisata Kaliurang, Sarangan, Tawangmangu, Bandungan, Kawah Ijen, serta Singkawang," tuturnya.

Plan Manager, Jeffry Candra menambahkan, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Ungaran telah memiliki agrowisata berisi mini zoo yang telah berhasil menarik kunjungan ratusan wisatawan dalam sehari. "Satu harinya 400 kunjungan, mengenalkan produk-produk herbal," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....