Sebanyak 450 Pelaku Industri UMKM Ikuti Pelatihan Kemenperin-DPR
- 29 Nov 2025 11:04 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Upaya memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan melalui pembukaan kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil dan Menengah(IKM) yang berlangsung di Kabupaten Grobogan, Sabtu (29/11/2025). Acara ini dibuka oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Dr. Evita Nursanty, MSc, dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai sektor industri kecil.
Kegiatan tersebut menggambarkan sinergi kuat antara Kementerian Perindustrian dan Komisi VII DPR RI untuk mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi. Dalam laporannya, Ketua Panitia, Farda Eka Kusumawardhana menegaskan, program diharapkan memacu pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan IKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Program ini diikuti 450 peserta yang terbagi dalam tiga bidang utama, yakni Sandang (pembuatan batik dan produk turunannya), Pangan (olahan hasil pertanian), Jasa (permesinan dan servis roda dua). Peserta mendapatkan seminar kewirausahaan, pembekalan tata kelola usaha, strategi menjaring peluang pasar, serta materi-materi pendukung untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Ketua Tim Kerajinan Ditjen IKMA Kemenperin itu juga menjelaskan, setelah seminar pembukaan, peserta akan melalui proses seleksi untuk mengikuti pendampingan intensif pada hari kedua dan ketiga, yang melibatkan praktik langsung serta pengembangan produk. Setiap bidang akan memilih 25 peserta terbaik untuk masuk dalam tahap ini.
Pada hari keempat, peserta terpilih akan melakukan kunjungan lapangan ke unit IKM Success Story, dan bertemu langsung dengan pelaku industri yang telah berhasil menjalankan usahanya. Cara ini diharapkan dapat memotivasi wirausaha baru agar mampu menerapkan praktik terbaik dalam produksi, inovasi, hingga pemasaran.
Melalui sambutannya, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun kapasitas industri kecil sebagai sektor penting pendukung ekonomi nasional. Program ini, menurutnya, bukan hanya tentang pelatihan, melainkan juga membentuk ekosistem wirausaha berbasis inovasi dan kemandirian.
Pemerintah menekankan pentingnya kreativitas, modernisasi, serta perluasan akses pasar agar produk IKM Grobogan mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional. fasilitas bagi peserta. Selama mengikuti kegiatan, peserta mendapatkan fasilitas berupa konsumsi, sertifikat, serta uang transportasi sesuai anggaran yang tersedia.
“Dengan penyelenggaraan program Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru IKM ini, pemerintah berharap masyarakat Grobogan semakin terdorong untuk menciptakan usaha mandiri, memperkuat ekonomi lokal, dan membuka lapangan kerja yang lebih luas. Program tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan DPR dalam membangun industri kecil sebagai fondasi ekonomi bangsa,” ucap politisi PDIP itu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....