DPD RI Dorong Pemberdayaan Narapidana Lapas Perempuan Semarang
- 10 Okt 2025 20:24 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Semarang menerima kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Dapil Jawa Tengah, Abdul Kholik, Jumat (10/10/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mendorong peningkatan pemberdayaan dan pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di lingkungan Lapas Perempuan Semarang.
Kedatangan tim DPD RI disambut hangat oleh Kepala Lapas Perempuan Semarang, Ade Agustina dan jajarannya didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso. Acara diawali dengan sambutan dan sesi tanya jawab interaktif antara pihak Lapas dengan anggota DPD RI.
Dalam kesempatan tersebut, berbagai hal terkait program pembinaan, pemberdayaan, serta kebutuhan fasilitas pendukung di Lapas Perempuan Semarang turut dibahas secara terbuka. Setelah sesi diskusi, rombongan meninjau beberapa area pelayanan dan pembinaan, seperti blok hunian warga binaan, dapur “Si Gendhis”, klinik kesehatan, dan bengkel kerja tempat pelaksanaan berbagai program keterampilan bagi warga binaan.
Dalam testimoni kunjungannya, Abdul Kholik menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Lapas Perempuan Semarang. “Saya merasa sangat bergembira karena seluruh mekanisme kerja di Lapas Perempuan Semarang berjalan dengan baik," ujarnya.
Pihaknya juga melihat secara langsung bagaimana proses pembinaan dan pembekalan bagi warga binaan dilakukan dengan serius dan terarah. Di sisi lain, Ade Agustina, menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dan lembaga terkait dapat turut berperan dalam mendukung upaya pembinaan di Lapas.
“Semoga kami dapat diakomodir oleh Pemerintah Provinsi. Khususnya terkait fasilitas yang dibutuhkan untuk pembinaan dan pelatihan warga binaan,” kata Ade.
“Kami juga berharap dukungan dari pemerintah kota. Semoga DPD RI dapat menjembatani agar nanti para warga binaan ketika bebas tidak menjadi beban bagi pemerintah daerah,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil Ditjenpas Jateng, Mardi Santoso turut menyampaikan harapannya agar perhatian juga diberikan terhadap kondisi fisik bangunan Lapas Perempuan Semarang. Bangunan Lapas Perempuan ini merupakan bangunan cagar budaya yang memiliki keterbatasan ruang.
"Kami berharap ada solusi ke depan, apakah melalui relokasi atau upaya lain, agar kegiatan pembinaan dapat berjalan lebih optimal,” tuturnya. Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara DPD RI, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta pemerintah daerah dalam memberdayakan warga binaan menuju kemandirian dan reintegrasi sosial yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....