Bentengi Generasi dari Terorisme, Podcast Kembang Teh Selami Kehidupan Napiter

  • 18 Sep 2026 22:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Edukasi terhadap generasi muda tentang menjalankan akidah secara benar menjadi tugas semua pihak, tak terkecuali dengan memanfaatkan platform podcast Kemenag Batang Berceloteh (Kembang Teh). Secara eksklusif tim Kembang Teh melakukan perbincangan dengan Narapidana Teroris (Napiter), untuk menggali lebih dalam serba serbi kehidupannya, untuk diambil hikmah, sebagai upaya pencegahan terhadap perilaku menyimpang, khususnya terorisme.

Untuk memperdalam pesan moral, Penyuluh Agama Kemenag Batang, Al Mukaromah bersama tim melakukan perbincangan eksklusif dengan mendengarkan langsung kisah dua Napiter hingga terjerumus dalam penyimpangan tersebut. Dari hasil perbincangan, keduanya merupakan para muslim yang taat dalam menjalankan akidah Islam, namun karena terjebak oleh bujuk rayu kelompok garis keras, hingga mengharuskan mereka menghuni hotel prodeo beberapa waktu lamanya.

"Tadi sempat berbincang, Alhamdulillah beberapa bulan yang lalu, mereka sudah kembali berikrar untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, dan mengakui NKRI tanah tumpah darahnya. Setalah mendapat pembinaan dari Lapas dan pendampingan eksklusif dari Penyuluh Agama Kemenag Batang, mereka pun menyatakan penyesalannya karena prinsip yang dipahaminya adalah sebuah kekeliruan," tegasnya, saat berbincang di Lapas Kelas IIB Batang, Jumat 18 September 2026.

Ia bersama tim Penyuluh Agama Kemenag Batang secara intensif melakukan pembinaan kepada para napi, termasuk Napiter yang perlu pendampingan eksklusif. "Kegiatannya sangat beragam, mulai dari Tahfiz Al-Quran maupun kajian tematik serta memotivasi agar pola pikir mereka tentang dakwah, karena selama ini terpapar metode dakwah dengan kekerasan," tegasnya.

Pasca selesainya masa pembinaan di Lapas nantinya, para penyuluh agama mengharapkan agar pola berdakwah jauh lebih menyejukkan masyarakat. "Tentunya dengan mengedepankan cinta NKRI," ujarnya.

Sementara, Kepala Lapas Kelas IIB Batang Nurhamdan membenarkan ada kolaborasi Lapas dengan Kemenag selama membimbing para Napiter dengan mengirim tenaga penyuluh, dalam menyampaikan pemahaman seputar agama Islam. Pembinaan yang diberikan tentunya prinsip beragama yang tidak bertentangan dengan Pancasila.

"Untuk memperkuat rasa nasionalisme, mereka kami ikutkan dalam kegiatan kepramukaan, petugas upacara hari-hari besar nasional. Alhamdulillah respons mereka positif, dan sudah kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi," sanjungannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....