Samuel Wattimena: Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Ekosistem Pariwisata
- 28 Sep 2025 16:08 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Anggota Komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena mendorong terwujudkan kolaborasi seluruh stakeholder, untuk penguatan ekosistem pariwisata. Hal itu ia sampaikan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Event Nasional Sebagai Sarana Penguatan Ekosistem Pariwisata yang digelar oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Rumah Po Han kota Lama Semarang, Minggu (28/9/2025).
Untuk mengembangkan ekosistem pariwisata, kata Samuel, dibutuhkan kolaborasi dengan semua stakeholder. “Ini menunjukkan bahwa keinginan ekosistem ini terbina menjadi sesuatu yang konkret dan memang sekarang sudah zamannya tidak bisa kerja sendiri-sendiri, harus kolaborasi,” ucapnya.
Ia menerangkan, dalam Bimtek kali ini terdapat empat paper (karya ilmiah) dari dua perguruan tinggi yang dipresentasikan. “Mereka menyiapkan paper mengenai gagasan dan usulan mereka untuk pariwisata Kota Semarang,” kata Samuel.

Ide gagasan dalam paper ini, jelas Samuel, harus diakomodir, meski ini masih tahapan pertama yaitu presentasi. Setelah dipresentasikan, harus ada pertemuan lanjutan untuk mengurai gagasan-gagasan dan gambaran pelaksanaan ide dan gagasan pengembangan ekosistem pariwisata.
“Saya sangat yakin dari paper yang saya baca, ini tidak semua terkait dengan pendanaan. Kita perlu pendanaan, tapi gagasan awalnya apa,” ungkapnya.
Menurut Samuel, seringkali saat memiliki ide dan gagasan yang bagus, ketika dibebankan masalah ekonomi (pendanaan), kemudian tidak berani mengambil melangkah. Pendekatan utama untuk mengembangkan ekosistem pariwisata adalah melalui kebudayaan.
“Karena kalau kita melakukan pendekatan kebudayaan, kita tahu kita harus mengakses siapa saja,” ujarnya. Selain itu Samuel juga mendorong keterlibatan media seperti RRi, TVRI dan LKBN Antara harus terlibat untuk ikut menjadi ujung tombak pemberitaan.
Sementara itu Asisten Deputi Event Nasional Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kementerian Pariwisata RI Ni Komang Ayu Astiti mengatakan, kolaborasi sangat dibutuhkan. Baik dari Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, komunitas, industri dan media.
“Kota Semarang sudah banyak Event-Event berskala nasional bahkan internasional dan kami berharap dengan memperkuat ekosistem lagi. Ini supaya lebih banyak muncul event-event baru lagi sehingga kunjungan wisatawan ke kota Semarang lebih meningkat,” katanya.
Baca juga: Samuel Wattimena Dorong Promosi Event Nasional Berbasis Digital
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....