Produk Lapas Perempuan Semarang Dapat Sorotan Samuel Wattimena
- 18 Jun 2025 15:03 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Anggota Komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena mengapresiasi produk-produk warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Semarang. Hal itu disampaikan Samuel saat melakukan kunjungan di lapas setempat, Rabu (18/6/2025).
Samuel mengatakan, warga binaan memiliki kemampuan yang bagus, karena diberi ruang untuk berkreatifitas dan didampingi para pelatih yang handal. Namun untuk mengembangkan untuk skala bisnis, menurutnya kemampuan secara teknis saja tidak cukup, tapi juga harus diimbangi dengan wawasan design-design yang baru.
Ia juga mendorong warga binaan untuk bisa berkreasi sesuai dengan desain masing-masing, tidak hanya mengikuti pola yang telah disiapkan para pelatih. “Mereka harus buat produk yang terasa bahwa produk itu berasal dari lapas,” ujarnya.
Samuel menyarankan agar Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang juga mendokumentasikan hasil karya warga binaan sepeti dari teknik rajut dan sulam sebagai referensi bagi warga binaan yang baru. “Potensinya besar, tapi kembali lagi, sering kali tidak dikelola dengan baik, salah satu contoh, di sini berbagai produknya ada di lemari, perlu dipasarkan,” katanya.
Menanggapi kemungkinan dipasarkan di tingkat internasional, Samuel berpendapat agar memfokuskan produk untuk lokal lebih dulu, misalnya di Kota Semarang. “Jadi jangan terbebani oleh ekspor keluar tidak perlu, masyarakat kita dulu,” jelasnya.
Sementara itu, Kasi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang, Rini Sulistyowati mengatakan, kunjungan ini dapat memberikan motivasi bagi lapas dan para warga binaan. “Secara dokumentasi dan product knowledge itu kami masih sangat kurang, kami masih konvensional,” ucap Rini.
“Sangat memberikan wawasan kepada kami bahwa produk-produk ini menarik, tapi untuk promosi kami sangat kurang. Kami hanya menunggu tamu datang dan memberli produk kami,” ungkapnya.
Dalam kunjungan ini, Samuel juga memberikan masukan terhadap produk-produk warga binaan. Mulai dari batik, tas, sepatu hingga masukan tentang motif serta komposisi warna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....