Perkuat Keamanan, Lapas Semarang Tambah Pengawasan dan CCTV

  • 05 Agt 2026 19:07 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang bergerak cepat memperkuat sistem keamanan menyusul keberhasilan petugas menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dengan modus pelemparan dari luar tembok lapas. Berbagai langkah strategis kini diterapkan sebagai bentuk deteksi dini guna mencegah terulangnya gangguan keamanan dan tata tertib (Kamtib), Rabu, 5 Agustus 2026.

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menegaskan keberhasilan menggagalkan upaya penyelundupan tersebut menjadi bahan evaluasi. Selain itu, juga sebagai momentum untuk semakin memperkuat sistem pengamanan di seluruh area lapas.

Sebagai tindak lanjut, Lapas Kelas I Semarang meningkatkan intensitas kontrol keliling (trolling) pada area brandgang dan lingkungan sekitar lapas. Khususnya di titik-titik yang berpotensi dimanfaatkan oleh pihak luar untuk melakukan pelemparan barang terlarang.

Selain memperketat patroli, Lapas Semarang juga melakukan pengecekan dan perawatan kamera pengawas (CCTV) secara berkala guna memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal. Tidak hanya itu, jajaran Lapas turut melakukan pemetaan terhadap area yang belum terjangkau pengawasan kamera atau blind spot.

Lapas juga menambah titik pemasangan CCTV sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan berbasis teknologi. Ia menegaskan, keamanan merupakan fondasi utama dalam keberhasilan proses pembinaan warga binaan.

"Kami meningkatkan patroli di area sekitar lapas, melakukan pengecekan rutin terhadap CCTV. Menambah kamera pengawas pada titik-titik yang masih menjadi blind spot agar setiap potensi gangguan dapat terdeteksi lebih cepat," ujar Ahmad Tohari.

Menurutnya, penguatan keamanan tidak hanya dilakukan melalui sarana dan prasarana, tetapi juga dengan meningkatkan kewaspadaan seluruh petugas melalui pengawasan yang konsisten dan terukur. Lapas Kelas I Semarang juga terus menjalin koordinasi dengan aparat penegak hukum serta mengoptimalkan fungsi deteksi dini sebagai bagian dari implementasi komitmen mewujudkan Lapas yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....