Sambut Hari Kemerdekaan, Lapas Semarang Gelar Porseni untuk Warga Binaan
- 07 Agt 2026 13:09 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Semangat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia mulai terasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang. Hal itu ditandai dengan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang berlangsung di Lapangan Futsal Lapas Kelas I Semarang, Jumat 7 Agustus 2026.
Pembukaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, selaku Inspektur Upacara. Acara berlangsung meriah dengan ditandai pemukulan gong dan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya rangkaian perlombaan yang akan diikuti oleh warga binaan dan petugas.
Pekan Olahraga dan Seni menjadi salah satu agenda tahunan dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI di lingkungan Lapas. Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kebersamaan, membangun sportivitas, serta menjadi sarana pembinaan karakter bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.
Berbagai cabang olahraga dan seni akan dipertandingkan dalam beberapa hari ke depan, di antaranya futsal, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, karaoke, hingga berbagai lomba tradisional yang melibatkan partisipasi aktif warga binaan dan petugas.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan. Tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pengembangan karakter dan mental warga binaan.
"Momentum Hari Kemerdekaan ini kami jadikan sebagai sarana memperkuat semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan. Melalui olahraga dan seni, kami ingin membangun karakter positif warga binaan sekaligus menciptakan suasana pembinaan yang sehat, produktif, dan penuh semangat," ujar Ahmad Tohari.
Di akhir kegiatan, Ahmad Tohari berharap Pekan Olahraga dan Seni dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengembangkan potensi diri. Ajang ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang positif bagi warga binaan untuk menyalurkan bakat, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Semoga semangat kemerdekaan menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....