PB Djarum Gelar Audisi Umum di Kudus, 1.601 Peserta Ambil Bagian
- 09 Sep 2026 18:49 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus yang dihelat di GOR Djarum, Jati, pada Rabu-Minggu, 9-13 September 2025. Sebanyak 1.601 peserta yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia mulai dari Sumatera hingga Papua akan menunjukkan aksi terbaiknya demi meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung dengan PB Djarum.
Para bibit potensial ini tersebar di tiga kategori usia yaitu U-11, KU-11, dan KU-12 baik putra maupun putri. Adapun, Kudus menjadi kota ketiga pelaksanaan proses seleksi pebulutangkis muda berkualitas super setelah lebih dahulu diadakan di Pekanbaru (Juli) dan Makassar (Agustus).
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan, penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kota Kudus dimulai bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas). Hal ini diharapkan dapat menjadi momentum memperkokoh ekosistem dan pembinaan bulutangkis Indonesia.
Tidak hanya mencari generasi penerus bulutangkis Indonesia, penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2026 di tiga kota juga bertujuan untuk menjaga nyala api semangat dan pembinaan bulutangkis di berbagai wilayah Tanah Air. "Tentu prestasi atlet tidak serta merta didapat secara instan, ada proses panjang dalam menempa kemampuan dan motivasi tinggi,” ujar Yoppy.
Selaras dengan hal tersebut, Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, menjelaskan jumlah peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus mengalami peningkatan. Hal itu dibandingkan dua kota penyelenggaraan sebelumnya, yakni Pekanbaru dan Makassar.
“Dengan jumlah peserta yang lebih banyak di Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus, diharapkan akan lebih beragam bibit-bibit potensial yang bisa kami amati. Tetapi ini juga akan menjadi tantangan bagi kami karena harus benar-benar mendapatkan bakat super yang akan masuk ke fase karantina," kata Sigit.
Pernyataan Sigit juga diperkuat oleh Koordinator Pelatih Tunggal Putra PB Djarum, Leonard Holvy de Pauw, yang mengatakan PB Djarum menetapkan standar tinggi dalam menentukan bibit muda yang berpeluang melanjutkan pembinaan di PB Djarum. Untuk itu, pencarian bakat difokuskan pada teknik dasar yang dimiliki para peserta.
“Kriteria ini yang terus kami komunikasikan kepada para pelatih. Apalagi setelah Audisi Umum selesai, masih akan ada tahap karantina sehingga pemilihan pemain harus dilakukan dengan sangat jeli,” ujar Holvy.
Sementara itu, Koordinator Pelatih Tunggal Putri PB Djarum, Hendrawan, mengatakan proses seleksi dan pembinaan pebulutangkis putri memiliki tantangan tersendiri lantaran jumlah atlet putri masih lebih sedikit dibandingkan dengan atlet putra. Kondisi ini membuat penjaringan bibit-bibit potensial harus melalui proses panjang dan evaluasi mendalam agar mendapatkan atlet putri dengan performa mumpuni dan konsisten di masa mendatang.
“Kami akan melihat secara detail untuk mencari bibit pebulutangkis putri yang sesuai dengan kriteria. Karena pada akhirnya kalau berbicara soal pembinaan atlet putri, akan menjadi program jangka panjang,” Hendrawan berucap.
Rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus akan dimulai dengan fase screening pada Rabu dan Kamis, 9-10 September 2026. Di tahap ini, para atlet muda akan diuji kemampuannya sesuai gender dan kategori usia melalui laga satu gim berdurasi 21 poin tanpa sistem deuce atau sefting.
Perpindahan lapangan dilakukan saat salah satu pemain menyentuh angka 11. Selanjutnya, proses seleksi melaju ke fase turnamen yang dihelat selama tiga hari yakni Jumat hingga Minggu, 11 – 13 September 2026.
Di hari terakhir turnamen, akan diumumkan peserta yang berhak meraih Super Tiket dan meneruskan perjuangannya ke tahap karantina. Untuk mengamankan Super Tiket, peserta putra wajib menembus babak semifinal, sedangkan bagi pebulutangkis putri, Super Tiket akan diberikan bagi pebulutangkis muda yang sukses mencapai babak final.
Selain melalui jalur kemenangan di lapangan, peluang bergabung dengan PB Djarum masih terbuka melalui Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat. Peluang ini diberikan kepada peserta dengan potensi menjanjikan guna diasah lebih lanjut, meskipun gagal lolos ke semifinal ataupun final pada Tahap Turnamen. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....