Atlet Para Atletik Indonesia Pecahkan Rekor Dunia dan Asia di Meksiko

  • 29 Jul 2026 13:04 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Meksiko – Kontingen para atletik Indonesia menorehkan prestasi membanggakan pada ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 di Meksiko dengan memecahkan rekor dunia dan rekor Asia. Selain membawa pulang 16 medali, dua atlet Indonesia juga mencatatkan sejarah melalui penampilan gemilang di nomor lempar cakram dan lari 100 meter.

Salah satu pencapaian terbaik datang dari I Kadek Dwi Purwana Yasa yang sukses memecahkan rekor dunia pada nomor lempar cakram klasifikasi F57. Atlet asal Indonesia itu membukukan lemparan sejauh 48,68 meter, melampaui rekor sebelumnya milik atlet Brasil, Thiago Paulino dos Santos, yang mencatatkan lemparan 48,55 meter.

Kadek mengaku tidak menyangka mampu mencatatkan rekor dunia pada kejuaraan tersebut. Ia mengatakan hanya berusaha memberikan penampilan terbaik tanpa membebani diri dengan target memecahkan rekor.

"Sebenarnya tidak menyangka bisa pecah rekor. Saya hanya berusaha lempar sebisanya, tetapi ternyata dari lemparan sebisanya itu malah pecah rekor di sini. Tentunya saya senang dan masih engga expect," tutur Kadek dikutip dari kemenpora.go.id, Rabu, 29 Juli 2026.

Menurut Kadek, perjalanan panjang dari Indonesia menuju Meksiko dan perbedaan makanan sempat menjadi tantangan sebelum bertanding. Namun, kendala tersebut dapat diatasi dengan memperbanyak waktu istirahat serta membawa bekal makanan dari Indonesia.

"Kendala yang pertama solusinya istirahat yang banyak. Untuk yang kedua, kita membawa bekal makanan dari Indonesia, jadi, dua kendala itu bisa kita atasi," jelasnya.

Prestasi membanggakan lainnya diraih Nanda Mei Sholihah yang berhasil memecahkan rekor Asia pada nomor lari 100 meter klasifikasi T45/46/47. Selain itu, ia juga mencatatkan rekor pribadi saat tampil di nomor 200 meter.

Nanda mengatakan tantangan terbesar yang dihadapinya bukan berasal dari lawan di lintasan, melainkan mengatasi rasa takut dalam dirinya sendiri. Persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilannya meraih hasil terbaik di Meksiko.

"Sebenarnya yang menjadi lawan terberat justru diri sendiri karena melawan rasa takut. Dengan persiapan yang cukup matang, Alhamdulillah berjalan sesuai harapan," kata Nanda.

Keberhasilan memecahkan rekor Asia membuat Nanda semakin termotivasi menghadapi Asian Para Games 2026 di Jepang. Ia menargetkan mampu tampil maksimal pada nomor 100 meter, 200 meter, dan estafet, sekaligus berupaya kembali memecahkan rekor yang telah ada.

"Target selanjutnya di Asian Para Games 2026, saya mengikuti tiga nomor, di 100 meter, 200 meter dan relay. Harapan saya, lebih semangat lagi, bisa mencapai target pribadi, bahkan mimpinya bisa memecahkan rekor-rekor yang sudah ada," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....