Ragam Jajanan Jadul yang Masih Eksis hingga Sekarang

  • 14 Sep 2026 11:53 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Camilan jadul masih menjadi bagian penting dari budaya kuliner Indonesia. Hingga kini, berbagai jenisnya tetap digemari karena rasa khas dan nostalgia yang kuat.

Meskipun banyak camilan modern bermunculan, camilan tradisional tetap memiliki penggemar setia. Salah satu yang paling ikonik adalah kue semprong yang renyah dan manis.

1. Kue Semprong

Kue semprong dikenal dengan teksturnya yang tipis, renyah, dan rasa manis yang ringan. Camilan ini sering disajikan saat hari raya atau acara keluarga besar.

Aromanya yang khas membuat banyak orang langsung mengenalinya sejak gigitan pertama. Kue ini juga mudah ditemukan di pasar tradisional maupun toko oleh-oleh.

2. Kue Putu dengan Aroma Pandan

Kue putu memiliki aroma pandan yang harum dengan isian gula merah yang lumer di mulut. Proses pengukusan tradisional membuat cita rasanya tetap autentik.

Suara khas dari alat kukus bambu menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmatnya. Kue ini masih sering dijual oleh pedagang keliling di berbagai daerah.

3. Kue Cucur

Kue cucur memiliki tekstur berserat dengan rasa manis yang cukup kuat. Bentuknya yang bulat dan sedikit tebal membuatnya mudah dikenali.

Camilan ini sering hadir dalam acara adat dan hajatan tradisional. Rasanya yang legit membuatnya tetap disukai hingga sekarang.

4. Rengginang

Rengginang dibuat dari beras ketan yang dikeringkan lalu digoreng hingga renyah. Rasanya gurih dan cocok untuk camilan santai di rumah.

Camilan ini juga sering dijadikan oleh-oleh khas daerah. Daya tahannya yang lama membuatnya praktis untuk disimpan.

5. Kue Apem

Kue apem memiliki tekstur lembut dengan rasa manis yang ringan. Biasanya disajikan dalam acara tradisional dan keagamaan tertentu.

Kue ini juga memiliki makna simbolis dalam beberapa budaya daerah. Hal tersebut membuatnya tetap dilestarikan hingga sekarang.

6. Inovasi Kue Kering Jadul

Kue kering jadul kini mulai dikembangkan dengan berbagai inovasi rasa dan bentuk. Hal ini dilakukan agar tetap menarik bagi generasi muda.

Meski mengalami perubahan, cita rasa aslinya tetap dipertahankan. Inovasi ini membantu camilan tradisional tetap eksis di tengah persaingan modern.

Camilan jadul seperti semprong, putu, dan cucur membuktikan kekayaan kuliner Indonesia yang tak lekang oleh waktu. Keberadaannya tetap hidup karena rasa, sejarah, dan kenangan yang melekat kuat di masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....