Dawet Sambel, Kuliner Legendaris Kulon Progo Yogyakarta

  • 05 Mei 2026 15:19 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Penyuka kuliner tradisional yang dingin menyegarkan, dawet pasti masuk dalam salah satu daftar. Rasa yang manis berpadu dengan tekstur dawet yang lembut banyak diburu oleh wisatawan dimanapun.

Sebut saja di Pasar Gede Solo, es dawet menjadi kuliner yang banyak diserbu. Dawet ayu Banjarnegara juga menjadi kuliner khas yang tersohor.

Tapi ada satu lagi dawet yang khas dari Kulon Progo, beda dari yang lain. Yaitu dawet sambel.

Dawet sambel ini merupakan kuliner yang sudah ada sejak tahun 1950 an. Uniknya, dawet sambel bukan hanya terdiri dari dawet dan gula jawa.

Tetapi juga ditambahkan taoge, potongan kecil tahu, bawang goreng dan pastinya sambal atau sambel dalam bahasa Jawa. Dawet sambel tidak menggunakan kuah santan dalam penyajiannya.

Dawet yang digunakan juga bukan berbahan tepung beras seperti pada umumnya, tetapi campuran tepung ganyong dan tepung aren. Sambal yang ditambahkan ini berbahan dasar kelapa, cabai dan gula yang disangrai.

Jika penasaran ingin mencoba bisa langsung ke Dawet Sambel Mbah Ponirah, salah satu penjual yang masih eksis. Selain mencicipi rasa dawet sambel, juga bisa langsung melihat proses pembuatannya.

Rasanya unik, ada rasa gurih, manis, dan tentunya pedas. Keunikan inilah yang membuat dawet sambel ini masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda Dunia.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....