Kupat Cabuk Rambak, Kuliner Khas Solo Jawa Tengah

  • 13 Apr 2026 09:20 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Surakarta atau Solo bukan hanya tersohor dengan berbagai tempat yang kental dengan budaya yang rekomen untuk dikunjungi. Tetapi juga berbagai kuliner yang wajib dicoba karena citarasa yang unik dan penuh sejarah.

Cabuk rambak salah satunya. Cabuk adalah bumbu yang terbuat dari wijen sangrai dan kelapa sangrai serta dicampurkan dengan cabai, kencur, jeruk.

Campuran bumbu tersebut dihaluskan, sehingga tercipta saus kental menyerupai saus kacang. Rasanya gurih pedas, dengan aroma yang khas.

Cara menyantapnya dipadukan dengan irisan tipis ketupat atau biasa juga disebut kupat. Lalu disajikan dengan tambahan rambak, yakni kerupuk yang terbuat dari nasi atau disebut karak atau gendar.

Dalam sejarah, cabuk rambak digambarkan lahir sebagai makanan dari kondisi ekonomi yang sulit. Atau dalam filosofi Jawa berarti Prasaja atau sederhana.

Konon, kupat cabuk ini sempat disajikan dengan kerupuk rambak sapi. Tetapi kemudian beralih disajikan dengan kerupuk gendar, karena harga rambak sapi yang tergolong mahal.

Kupat cabuk rambak disajikan dengan pincuk daun pisang, dan langsung disantap dengan rambak sebagai sendoknya. Atau biasanya, penjual akan memberikan lidi sebagai pengganti sendok untuk alat makan cabuk rambak.

Saat ini cabuk rambak masih diburu masyarakat, baik untuk mengenang rasa legendaris atau sekedar penasaran ingin mencoba. Bisa ditemui di pedagang Pasar Gede, area Manahan atau di sepanjang jalan CFD Slamet Riyadi.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....