OJK Catat Konsumen Kripto Tembus 20 Juta Orang

  • 07 Feb 2026 07:37 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan(OJK) mencatat jumlah konsumen pedagang aset kripto di Indonesia menembus 20 juta orang. Capaian tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap aset keuangan digital terus meningkat.

Data tersebut disampaikan OJK dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2026 di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026. OJK menilai perkembangan kripto masih berlangsung positif di tengah dinamika global.

Hingga Desember 2025, jumlah konsumen aset kripto tercatat mencapai 20,19 juta. Angka ini meningkat 3,22 persen dibandingkan posisi bulan sebelumnya.

Sepanjang tahun 2025, nilai transaksi aset kripto tercatat mencapai Rp482,23 triliun. Sementara, pada Januari 2026, nilai transaksi kripto mencapai Rp29,24 triliun.

OJK menyebut pertumbuhan tersebut mencerminkan kepercayaan konsumen yang tetap terjaga. Pengawasan dan penguatan tata kelola dinilai berperan penting menjaga stabilitas pasar.

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan komitmen pengawasan sektor digital. “Kondisi fundamental perekonomian dan juga kinerja sektor jasa keuangan sangat solid,” ujar Friderica melalui siaran pers.

Saat ini, OJK telah menyetujui 29 entitas dalam ekosistem perdagangan aset kripto. Entitas tersebut mencakup bursa, kliring, kustodian, dan pedagang aset keuangan digital.

Selain itu, OJK juga menyetujui delapan lembaga penunjang perdagangan aset kripto. Lembaga tersebut terdiri dari penyedia jasa pembayaran dan bank penyimpan dana konsumen.

OJK menegaskan penguatan pengawasan aset kripto akan terus dilakukan secara berkelanjutan.“Langkah ini bertujuan melindungi konsumen dan menjaga integritas pasar digital,” kata  Frederica.

Ke depan, OJK akan terus mendorong pengembangan aset keuangan digital yang sehat dan bertanggung jawab. Sektor kripto diharapkan berkontribusi positif bagi pendalaman pasar keuangan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....