Scroll tanpa Jeda, Waktu Terbuang Sia-sia
- 21 Sep 2026 12:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Fenomena dimana seseorang kecanduan menonton konten secara terus menerus dikenal sebagai doomscrolling. Hal ini dilakukan tanpa adanya kesadaran akan waktu yang terbuang.
Kebiasaan ini muncul dan terbentuk saat seseorang membuka media sosial. Satu konten mengarah kepada konten lainnya secara terus menerus tanpa henti.
Rasa penasaran merupakan dasar dari munculnya kebiasaan ini. Otak cenderung terus mencari informasi walau sebenarnya tubuh sudah lelah atau suasana hati memburuk.
Paparan informasi dari konten yang buruk secara berlebihan dapat meningkatkan tingkat kecemasan seseorang. Perasaan cemas ini sering muncul tanpa alasan yang jelas dan spesifik.
Kualitas tidur juga ikut terganggu akibat kebiasaan scroll sebelum tidur. Pikiran tetap aktif memikirkan informasi yang baru saja dibaca.
Fokus dan produktivitas sehari-hari dapat menurun akibat kebiasaan ini. Waktu yang seharusnya untuk bekerja habis untuk menggulir layar ponsel.
| Baca juga: Tips Produktif Bekerja WFH Antistres |
Algoritma media sosial turut memperkuat kebiasaan doomscrolling pada penggunanya. Konten negatif cenderung lebih sering muncul karena dianggap menarik perhatian.
Membatasi waktu penggunaan media sosial dapat membantu mengurangi kebiasaan ini. Menetapkan jam tertentu untuk mengecek berita juga cukup efektif dilakukan.
Kesehatan mental maupun fisik perlu dijaga di tengah derasnya arus informasi digital. Mengurangi paparan informasi buruk adalah bentuk perhatian terhadap diri sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....