Tidur Siang Singkat, Kerja Jadi Semakin Semangat
- 07 Sep 2026 10:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Jam satu siang, sering disebut sebagai jam kritis dimana mata mulai berat dan rasa kantuk yang berat. Hampir semua orang sering mengalaminya, terutama para pekerja.
Fenomena ngantuk siang hari menandakan otak sedang kelelahan sehingga sulit untuk berpikir secara tajam. Apabila dipaksakan, kerugian dapat dirasakan dari hasil kerja yang berakhir tidak maksimal.
Kabar baiknya, tidur singkat menjadi penyelamat untuk mengembalikan energi yang hampir habis. Hal ini terjadi karena tubuh membiarkan dirinya untuk mendapatkan waktu beristirahat.
Tidur siang singkat juga membantu tubuh memperbaiki suasana hati sehingga meredakan stres serta mengembalikan mood kerja. Tak hanya itu, juga membantu menurunkan tekanan darah dan detak jantung.
Namun durasi tidur siang harus diperhatikan untuk memaksimalkan manfaat yang ada. Tidur siang terlalu lama justru membawa efek semakin loyo, rasa pusing, bahkan linglung yang disebut sleep inertia.
Lalu berapa lama waktu tidur siang yang ideal?. Sepuluh hingga dua puluh menit sudah cukup mengembalikan tubuh ke kondisi segar.
Pilih sudut kantor yang tenang, nyaman, serta jauh dari lalu lalang rekan kerja. Jangan lupa untuk memasang alarm supaya tidur siang tidak berubah menjadi tidur panjang.
Tidur siang singkat ternyata bukan tanda malas, tetapi strategi cerdas. Kebiasaan ini seharusnya dinormalisasi sebagai agenda harian pekerja kantoran ini salah satu cara mengembalikan tubuh ke kondisi segar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....