Lansia Bukanlah Beban, Melainkan Bagian dari Perjalanan Hidup
- 07 Jun 2026 16:44 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Seiring bertambahnya usia, kondisi fisik dan tenaga lansia cenderung menurun secara bertahap. Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap berbagai penyakit kronis dan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri.
Selain masalah fisik, banyak lansia juga mengalami penurunan fungsi indra seperti penglihatan dan pendengaran. Keterbatasan ini sering kali menjadi penghalang bagi mereka untuk berkomunikasi dengan baik dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Di era teknologi yang semakin maju, lansia sering menghadapi kesulitan dalam mengikuti perkembangan zaman. Penggunaan perangkat digital dan layanan daring sering kali terasa rumit, sehingga mereka terpinggirkan dari arus informasi dan kemudahan akses layanan.
Tantangan emosional dan sosial juga tidak kalah berat, terutama ketika anak-anak sudah berkeluarga atau tinggal jauh. Rasa kesepian, terasing, dan kurangnya perhatian dari lingkungan terdekat dapat memengaruhi kesehatan mental dan semangat hidup mereka.
Dari sisi ekonomi, sebagian lansia menghadapi keterbatasan penghasilan setelah tidak lagi bekerja. Mereka sering kali mengandalkan bantuan orang lain atau tabungan yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pengobatan.
Tidak jarang lansia juga menghadapi kurangnya pemahaman dan penghargaan dari generasi muda. Pandangan yang menganggap mereka sudah tidak produktif membuat suara dan pengalaman berharga yang dimiliki sering kali tidak didengar atau diabaikan.
Memperingati Hari Lansia menjadi pengingat penting bahwa usia lanjut bukanlah beban, melainkan bagian dari perjalanan hidup. Dengan perhatian, dukungan, dan lingkungan yang ramah, kita dapat membantu mereka menjalani masa tua dengan bermartabat, sehat, dan bahagia. (Editorial RRI Semarang)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....