BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Quick Wins, Perkuat Layanan Cepat dan Digital

  • 15 Apr 2026 16:19 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Jakarta – BPJS Kesehatan meluncurkan 8 Program Quick Wins yang ditargetkan rampung dalam 100 hari kerja pertama jajaran direksi periode 2026–2031. Program ini difokuskan untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan, dan kualitas layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito mengatakan, Quick Wins terdiri atas 4 program Customer Centric dan 4 program Collaborative yang dirancang berdasarkan kebutuhan langsung masyarakat. Peserta JKN menginginkan layanan yang cepat dan solutif.

"Karena itu, kami menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kendala di lapangan, baik dalam layanan administrasi maupun layanan kesehatan,” ujarnya, Rabu 15 April 2026. Empat program Customer Centric meliputi Respons Cepat Solutif, Iuran Kuat, Prolanis Muda, dan Eliminasi Inefisiensi.

Salah satu fokus utama adalah peningkatan penanganan keluhan peserta serta perluasan akses layanan hingga ke wilayah pedesaan. Sebagai bagian dari program tersebut, BPJS Kesehatan menghadirkan layanan PANDAWA 24 Jam (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) yang kini dapat diakses kapan saja. Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menjelaskan, layanan ini juga dilengkapi standar respons cepat.

“Untuk layanan prioritas, kami menargetkan waktu respons kurang dari 5 menit. Ini menjadi standar baru pelayanan cepat bagi peserta JKN,” jelasnya.

Layanan prioritas tersebut mencakup penambahan anggota keluarga, pengaktifan kembali status kepesertaan, serta perubahan atau perbaikan data peserta. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menilai inovasi ini sejalan dengan transformasi menuju layanan publik digital yang lebih proaktif.

“Indonesia sedang bergerak menuju digital welfare state. Layanan publik harus cepat, responsif, dan memanfaatkan teknologi untuk mengurangi inefisiensi,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, yang menilai kemudahan akses layanan kesehatan menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainul Tauhid Sa’adi, menyebut PANDAWA 24 jam sebagai terobosan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Selain Customer Centric, BPJS Kesehatan juga menjalankan 4 program Collaborative, yakni P-Care MBG, Siswa Sehat Sekolah Rakyat, Desa Sehat JKN, dan JKN 3T.

Program ini melibatkan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan, termasuk ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Melalui Quick Wins ini, BPJS Kesehatan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan JKN sekaligus mendukung pembangunan kesehatan nasional yang lebih merata dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....