Puasa Bisa Berisiko bagi Diabetes, Dokter Bagikan Solusinya

  • 13 Feb 2026 13:35 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Puasa Ramadan dapat menimbulkan risiko bagi penderita diabetes jika tidak diimbangi pengaturan pola makan yang tepat. Dokter membagikan sejumlah solusi agar penderita diabetes tetap dapat berpuasa dengan aman tanpa memicu lonjakan atau penurunan gula darah.

Perubahan waktu dan pola makan selama puasa membuat tubuh harus beradaptasi dengan kondisi baru. Tanpa perencanaan yang baik, kadar gula darah bisa turun terlalu rendah atau justru meningkat setelah berbuka.

Dokter Novita Qurrota A’ini menjelaskan, penderita diabetes tetap dapat menjalankan puasa dengan aman jika memperhatikan pola makan saat sahur dan berbuka. Pengaturan asupan nutrisi menjadi kunci utama menjaga kestabilan gula darah selama berpuasa.

“Saat sahur, pilih menu seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks seperti oat atau beras merah, protein seperti telur atau kacang-kacangan, serta serat tinggi untuk menjaga gula darah tetap stabil. Pastikan juga cukup minum air putih dan hindari makanan tinggi gula, serta gorengan berlebihan,” tuturnya melalui keterangan tertulis, Jumat, 13 Februari 2026.

Selain sahur, cara berbuka juga perlu diperhatikan agar tubuh tidak mengalami lonjakan gula darah secara tiba-tiba. Berbuka puasa sebaiknya dilakukan secara bertahap dan tidak berlebihan.

Ia menyarankan agar berbuka puasa dilakukan secara bertahap. Diawali dengan air putih, mengonsumsi makanan manis dalam porsi kecil, lalu dilanjutkan dengan makanan utama bergizi seimbang, serta menghindari makan berlebihan karena dapat memicu lonjakan gula darah.

Ia menegaskan, mengontrol asupan makanan bukan hanya berarti mengurangi porsi, tetapi juga memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur sangat penting untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.

“Pentingnya mengontrol asupan makanan, Istilah mengontrol asupan makanan, bukan berarti mengurangi porsi makanan saja. Akan tetapi juga memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Jangan lupakan makanan yang berserat, buah dan sayur agar kadar gula darah stabil, “ ujarnya.

Ia juga mengingatkan penderita diabetes untuk mulai membatasi makanan yang memicu lonjakan gula darah. Dengan pola makan yang tepat dan disiplin, penderita diabetes tetap dapat menjalankan puasa dengan aman dan sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....