Doorway Effect dan Mengapa Bisa Terjadi

  • 31 Jan 2026 20:48 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang: Ketika seseorang lupa tujuan awal mereka setelah melewati sebuah pintu, ini disebut Doorway Effect. Hal ini sering terjadi tanpa disadari dalam aktivitas sehari-hari.

Proses reset memori otak saat berpindah ruangan menyebabkan fenomena ini terjadi. Memori lama digeser oleh informasi baru yang dianggap lebih relevan.

Untuk pertama kalinya, Doorway Effect masuk diteliti oleh para ilmuwan psikologi kognitif. Mereka menemukan bahwa lingkungan fisik memengaruhi cara otak menyimpan data.

Saat melewati pintu, otak menandai perpindahan lokasi sebagai konteks baru. Akibatnya, informasi sebelumnya sementara sulit diakses.

Meskipun kondisi ini tidak berbahaya, melupakan hal-hal penting dapat membuat Anda tertekan. Mengulangi tujuan di kepala sebelum pindah ruangan membantu otak menyimpan informasi lebih lama.

Menulis catatan kecil atau menggunakan pengingat di ponsel juga efektif membantu mengingat. Alat bantu dapat membantu mengurangi efek lupa mendadak.

Selain itu, fenomena Doorway Effect adalah bukti bahwa konteks lingkungan sangat memengaruhi memori manusia. Otak bekerja dengan cara yang berbeda saat berubah tempat.

Dengan memahami penyebabnya, kamu tidak perlu panik jika lupa sejenak setelah melintasi pintu. Doorway effect hanyalah aspek alami dari bagaimana memori otak berfungsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....