Sayangi Anak dengan Mencukupi Kebutuhan Vitamin D3
- 24 Jan 2026 20:04 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang: - Vitamin D3 penting untuk membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor demi menjaga kesehatan tulang, otot, dan gigi. Selain itu, vitamin ini juga berkontribusi dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Kekurangan vitamin D3 dapat menyebabkan rakitis pada anak, yaitu kondisi yang membuat tulang lunak dan rapuh. Oleh karena itu, asupan vitamin D3 yang cukup sangat penting.
Selain itu, menurut dr. Gracia Fensynthia, Vitamin D3 juga membantu produksi serotonin, hormon yang mengatur emosi dan kontrol impuls. Defisiensi parah bisa mengganggu perkembangan saraf dan meningkatkan risiko depresi.
Berapa Kebutuhan Harian Vitamin D3 untuk Anak?
Secara umum, anak umur 1-3 tahun membutuhkan 15 mcg vitamin D per hari. Namun, menurut survei sebesar 43% anak perkotaan di Indonesia mengalami kekurangan vitamin D.
Oleh sebab itu, makanan yang mengandung vitamin D3 bisa menjadi salah satu solusi mengatasi dan mencegah kekurangan vitamin D pada anak.
Vitamin D3 memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan tulang dan otak anak. Berikut adalah beberapa makanan tinggi vitamin D3 dan juga bermanfaat untuk kesehatan si Kecil.
1. Ikan Berlemak
Ikan berlemak seperti salmon, makarel, tuna, dan sarden merupakan makanan yang mengandung vitamin D3 dalam jumlah tinggi. Dalam 100 gram salmon, misalnya, terkandung sekitar 526 IU vitamin D3, sedangkan makarel 643 IU, tuna kalengan 269 IU, dan sarden kalengan dengan 193 IU.
Selain itu, ikan berlemak merupakan sumber omega-3 terbaik untuk memastikan anak tumbuh dan berkembang dengan sehat, serta mengoptimalkan fungsi otak si Kecil.
2. Minyak Ikan
Minyak ikan adalah makanan yang mengandung vitamin D3 sangat tinggi, yakni sekitar 450 IU per sendok teh. Minyak ikan sudah lama digunakan untuk mengatasi kekurangan vitamin D dan sebagai pengobatan rakitis, kondisi di mana tulang jadi rapuh.
Minyak ikan juga mengandung DHA dan EPA yang terbukti mendukung fungsi kognitif otak, termasuk daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan belajar anak.
3. Kuning Telur
Kuning telur mengandung sekitar 37 IU vitamin D3 per butir, yang membantu mencukupi kebutuhan vitamin D3 harian anak. Ibu bisa memilih telur omega-3 agar sekaligus bisa mendapatkan manfaat omega-3 bagi anak.
Omega-3 telah terbukti meningkatkan perkembangan otak, kemampuan verbal, dan memori anak.
4. Hati Sapi
Makanan yang mengandung vitamin D3 berikutnya adalah hati sapi dengan 50 IU per 100 gram. Meski kurang populer, hati sapi memiliki kandungan gizi yang bermanfaat lho, Bu. Contohnya, zat besi, vitamin A, dan protein yang baik untuk kesehatan si Kecil.
Namun, karena kandungan kolesterolnya cukup tinggi, konsumsinya sebaiknya dibatasi dan dikombinasikan dengan sumber protein lainnya.
5. Susu
Susu sapi dapat mengandung sekitar 100 IU vitamin D3 per gelas. Untuk memastikan si Kecil mendapatkan vitamin D3 yang optimal, Ibu bisa pilih susu pertumbuhan yang terfortifikasi 14 vitamin dan 9 mineral penting, termasuk vitamin D3 dan omega-3.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi DHA dari susu dapat meningkatkan performa akademik anak.
6. Keju
Vitamin D3 juga terdapat di produk olahan susu terfortifikasi, seperti keju. Tidak semua keju secara alami kaya akan vitamin D3, tapi keju yang diperkaya dengan vitamin D3 selama proses produksi dapat menjadi sumber vitamin D3 yang mudah dikonsumsi.
Contohnya, keju Cheddar yang diperkaya (cari yang berlabel "fortified cheddar cheese"). Penelitian menunjukkan bahwa vitamin D3 dari keju yang diperkaya dapat diserap tubuh dengan baik, setara dengan vitamin D3 dari suplemen.
Beberapa butter dan yogurt juga dapat diperkaya dengan vitamin D3.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....