Banyak Anak Muda Lupa Istirahat, Precare Jadi Pengingat
- 08 Jun 2026 07:59 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Gaya hidup serba cepat membuat banyak anak muda terbiasa mengabaikan kondisi fisik dan emosionalnya. Padahal, menjaga diri sebelum kelelahan atau precare dinilai sama pentingnya dengan memulihkan diri setelahnya.
Dosen Gizi Stikes Hang Tuah Surabaya sekaligus anggota Rewiring Hope Indonesia Team, Arie Dwi Alristina, mengenalkan konsep precare. Konsep tersebut mengajak seseorang memperhatikan kebutuhan diri sebelum mencapai titik lelah.
Pembahasan ini berlangsung dalam dialog di Pro 2 RRI Semarang pada Jumat, 29 Mei 2026 sore. Diskusi tersebut mengangkat tema Pre Care is Self Love, Menjaga Diri Sebelum Titik Lelah.
Menurut Arie, precare merupakan bentuk perhatian kecil kepada diri sendiri sebelum tubuh dan pikiran kehabisan energi. Berbeda dengan self care, precare dilakukan sebelum seseorang mengalami kelelahan atau burnout.
Ia menilai banyak orang terbiasa memaksakan diri karena takut tertinggal dari orang lain. Akibatnya, sinyal kelelahan sering diabaikan hingga berdampak pada kesehatan dan produktivitas.
Arie menjelaskan kelelahan emosional sering tidak terlihat meski seseorang tetap tersenyum dan bekerja normal. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang kehilangan semangat, motivasi, bahkan koneksi dengan dirinya sendiri.
“Orang lelah itu natural, namun kelelahan emosional juga nyata meskipun tidak selalu terlihat,” ujarnya. Oleh karena itu, seseorang perlu belajar mengenali dan mendengarkan sinyal dari tubuhnya sendiri.
Ia juga mengingatkan bahwa berhenti sejenak bukan tanda menyerah atau kalah dalam kehidupan. Justru jeda dapat membantu seseorang kembali fokus, sehat, dan mampu menjalani aktivitas dengan lebih baik.
Arie menyarankan langkah sederhana seperti makan tepat waktu, tidur cukup, dan berbicara positif kepada diri sendiri. Kebiasaan kecil tersebut dinilai menjadi bentuk precare yang bisa dilakukan setiap hari.
Dengan kondisi fisik dan mental yang sehat, seseorang dapat melangkah lebih jauh dan kuat. “Memberi diri waktu untuk beristirahat bukan berarti kalah atau tertinggal,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....