Tembakau sebagai Alternatif Bahan Insektisida dalam Pertanian Organik
- 03 Okt 2026 22:55 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Penggunaan pestisida sintetis dalam pertanian berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu keseimbangan mikroorganisme tanah. Sehingga diperlukan alternatif pestisida yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah pestisida nabati berbahan metabolit sekunder tanaman, seperti nikotin.Pestisida merupakan senyawa kimia yang sering digunakan pada lahan pertanian.
Namun, penggunaan pestisida memiliki risiko mencemari lingkungan dan lahan pertanian. Cemaran pestisida dalam tanah dapat mengganggu keseimbangan jamur alami pada tanah.
Oleh karena itu, dunia pertanian organik mulai menggunakan alternatif pestisida khususnya dari bahan alam yang cukup aman dan ramah lingkungan. Salah satu metabolit sekunder tanaman yang mampu berfungsi sebagai pestisida adalah senyawa nikotin.
Mengutip dari jurnal abdimas PHB, nikotin berperan sebagai agonis reseptor asetilkolin nikotinik dan efektif terhadap beberapa hama penting, antara lain kutu hijau, Plutella xylostella, ulat grayak, dan larva Aedes aegypti.
Senyawa tersebut dapat digunakan sebagai pestisida karena merupakan agonis reseptor asetilkolin nikotinik. Tembakau mengandung nikotin yang cukup tinggi.
Meskipun demikian, daunnya memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga perlu dikembangkan pestisida nabati dari bagian lain dari tembakau seperti batang. Nikotin efektif terhadap kutu hijau, Plutella xylostella, ulat grayak, dan larva Aedes aegypti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....