Mahasiswa Undip Ajak Warga Klidang Lor Sulap Botol Bekas Jadi Media Tanam Kencur
- 20 Agt 2026 19:21 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana. Melalui program multidisiplin 1, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undjp) mengajak masyarakat Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, untuk memanfaatkan botol plastik bekas sebagai media tanam dalam kegiatan Urban Farming Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Berbasis Daur Ulang Botol Plastik sebagai Media Tanam Kencur.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Agustus 2026 di lingkungan RT 06 Desa Klidang Lor tersebut berlangsung bersama Ibu-Ibu RT 06 di Desa Klidang Lor. Program ini diinisiasi oleh Arsyla Deswitariany, mahasiswa Program Studi S.Tr. Informasi dan Hubungan Masyarakat, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, sebagai bentuk pemanfaatan barang bekas sekaligus pengenalan urban farming yang dapat diterapkan di lingkungan rumah.
Dalam kegiatan tersebut, botol plastik bekas terlebih dahulu disiapkan dan dimodifikasi menjadi wadah tanam. Selanjutnya, peserta bersama-sama mengisi media tanam dan menanam bibit kencur ke dalam botol yang telah disiapkan.
“Kegiatan dilakukan secara langsung agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga dapat mempraktikkan cara membuat media tanam dari bahan yang mudah ditemukan di sekitar,” kata Arsyla Deswitariany dalam keterangan tertulis Kamis, 20 Agustus 2026.
Tidak berhenti pada proses penanaman, menurut Arsyla, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai cara merawat kencur serta pemanfaatannya sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Panduan sederhana mengenai penanaman dan perawatan kencur turut diberikan sehingga peserta dapat melanjutkan perawatan tanaman secara mandiri setelah kegiatan selesai.
“Pemanfaatan botol plastik sebagai media tanam memberikan alternatif sederhana bagi masyarakat untuk mengolah barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat,” jelasnya. Di sisi lain, penanaman kencur dapat menjadi bagian dari pemanfaatan ruang di sekitar rumah untuk menyediakan tanaman yang memiliki nilai guna bagi keluarga.
Ketua RT 06 Desa Klidang Lor, Nur, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap tanaman yang telah ditanam dapat terus dirawat setelah kegiatan berakhir. “Semoga tanaman kencur yang ditanam melalui kegiatan ini nantinya dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat RT 06, terutama sebagai tanaman obat keluarga yang bisa dimanfaatkan bersama,” ujar Nur.
Sebagai bagian dari keberlanjutan program, media tanam yang telah dibuat kemudian diserahkan kepada Ibu-Ibu RT 06 Desa Klidang Lor untuk dirawat dan dimanfaatkan. Dengan adanya kegiatan ini, pemanfaatan botol plastik bekas tidak hanya menjadi upaya sederhana dalam mengurangi sampah, tetapi juga dapat menghasilkan media tanam yang mendukung pemanfaatan tanaman obat keluarga di lingkungan masyarakat.
Melalui urban farming sederhana berbasis daur ulang tersebut, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berupaya menghadirkan kegiatan yang dapat diterapkan secara praktis oleh masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat terus dikembangkan setelah program KKN selesai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....