Tim Ekspedisi Patriot Undip Petakan Sanitasi Warga Senggi

  • 12 Sep 2026 12:30 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Senggi Kabupaten Keerom - Tim 18 Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (Undip) yang dipimpin oleh Dr. Ling. Ir. Tri Joko, M.Si. melaksanakan survei Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kawasan transmigrasi Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Survei dilakukan bersama para anggota, antara lain Nurisma Zenita Dewi, S.Tr.T., M.Eng.; Ayu Sadriah, S.K.M.; Giananda, S.K.M.; Salzabila Maharani, S.PWK.; dan Syafrichard Ihksan N, S.T.,

Kegiatan ini dilakukan melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah warga untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan lingkungan, ketersediaan air bersih, sarana sanitasi, dan kebutuhan dasar masyarakat. Survei dilakukan secara komprehensif melalui wawancara mendalam, observasi langsung pada kondisi rumah dan lingkungan sekitar, hingga diskusi interaktif bersama warga setempat.

Pendekatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kebiasaan harian masyarakat sekaligus kelayakan sarana yang digunakan sehari-hari. Pengelolaan air bersih dan sanitasi rumah tangga menjadi salah satu fokus perhatian utama tim.

Dalam peninjauannya, tim mengamati secara cermat sumber air, tata cara penggunaan dan penyimpanan air, kondisi jamban, sistem pengelolaan air limbah, hingga kebersihan lingkungan permukiman. Selain melakukan pendataan, tim memberikan edukasi mengenai pentingnya kebersihan wadah air, kebiasaan mencuci tangan memakai sabun, pemanfaatan jamban yang sehat, dan pemeliharaan lingkungan sekitar.

Dari hasil wawancara di lapangan, ketersediaan air bersih dan infrastruktur sanitasi masih menjadi kendala utama. Kualitas air dari sumur bor yang cenderung keruh memaksa warga menggunakan air hujan atau membeli air kemasan untuk konsumsi, sementara air bor hanya dipakai untuk mandi dan mencuci.

“Kalau kami bor air, biasanya airnya keruh. Hampir setiap kali membuat atau menggunakan sumur bor, air yang keluar tidak langsung jernih,” ujar Budiyanto, salah seorang warga dalam rilis Jumat 11 Agustus 2026.

Selain pengolahan air limbah rumah tangga yang masih mengandalkan penampungan manual di belakang rumah, kebiasaan mencuci tangan rutin juga belum terbangun karena warga umumnya baru mencuci tangan saat merasa kotor saja. “Kalau sebelum dan sesudah makan, kami memang jarang mencuci tangan. Biasanya langsung makan saja, apalagi kalau sedang terburu-buru,” ungkap Andarwati, warga lainnya.

Temuan ini menjadi perhatian mendasar bagi Tim Ekspedisi Patriot Undip dalam memberikan pemahaman bahwa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir merupakan tindakan preventif sederhana yang sangat penting. Kebiasaan ini perlu dibiasakan secara konsisten demi mencegah potensi penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan di tingkat keluarga.

Temuan lapangan ini mengindikasikan bahwa kebutuhan masyarakat kawasan transmigrasi Senggi terhadap akses air bersih dan infrastruktur sanitasi yang layak masih sangat tinggi. Ketersediaan air, pengelolaan air limbah, dan pemahaman PHBS merupakan komponen penting yang harus diprioritaskan dalam perencanaan tata ruang dan infrastruktur dasar permukiman.

Selain mengkaji sektor PHBS, tim juga menggali data terkait pemenuhan kebutuhan listrik dan infrastruktur pendukung lainnya guna memperoleh pemetaan kondisi wilayah yang menyeluruh. Pendekatan berbasis komunikasi dua arah ini menempatkan suara dan pengalaman langsung warga sebagai pijakan utama dalam menyusun rekomendasi pembangunan yang tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, Tim Ekspedisi Patriot Undip berharap hasil pemetaan dan rekomendasi lapangan ini dapat mendorong perbaikan kualitas hidup masyarakat Senggi secara berkelanjutan.

Langkah nyata yang dilakukan Tim Ekspedisi Patriot Undip ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui edukasi kesehatan masyarakat, SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui pemetaan dan penguatan sarana air bersih, dan SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dalam penataan infrastruktur dasar kawasan transmigrasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....