Kampus Undip Jepara dan Mitra Binaan Ekspor Perdana Teri Jengki ke Sri Lanka

  • 12 Sep 2026 12:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Jepara - Komitmen Badan Pengelola Kampus Jepara (BPKJ) Universitas Diponegoro (Undip) dalam mendorong usaha binaan untuk naik kelas dan menembus pasar internasional kembali membuahkan hasil. CV Karimun Mina Sejahtera (KMS), usaha binaan dalam ekosistem inkubasi bisnis BPKJ Undip, melakukan ekspor perdana ke Sri Lanka berupa 19.560 kilogram atau 19,56 ton teri jengki, Jumat 11 September 2026.

Pengiriman komoditas perikanan tersebut berangkat dari Jepara, Jawa Tengah, dan menjadi momentum penting bagi CV Karimun Mina Sejahtera dalam memperluas pasar produknya ke tingkat internasional. Ekspor perdana ke Sri Lanka, R.G. Wilson Stores (PVT) LTD selaku importir turut disaksikan oleh Nyoman Widiasa, selaku Kepala Badan Pengelola Kampus Jepara (BPKJ) Undip, dan Agus Subagyo, selaku Wakil Kepala BPKJ Undip..

Ikut menyaksikan Dwi Daruma, Direktur CV Karimun Mina Sejahtera, serta tim yang terlibat dalam proses pengiriman. Keberhasilan CV Karimun Mina Sejahtera menembus pasar Sri Lanka menjadi salah satu wujud nyata peran BPKJ Undip dalam membangun dan memperkuat ekosistem inkubasi bisnis.

“Pendampingan yang dilakukan tidak hanya diarahkan pada pengembangan kapasitas usaha, tetapi juga pada terciptanya akses pasar dan peluang bisnis yang berkelanjutan,” kata Nyoman Widiasa dalam keterangan tertulis Sabtu 12 September 2026. Ia menjelaskan ekspor sebanyak 19,56 ton teri jengki ini menunjukkan bahwa produk hasil perikanan dari wilayah pesisir Jepara memiliki potensi untuk bersaing di pasar internasional.

“Bagi BPKJ Undip, capaian tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan kampus di daerah dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan potensi ekonomi lokal. Khususnya melalui inkubasi, penguatan usaha, dan perluasan jejaring pasar,” ungkapnya.

Bagi CV Karimun Mina Sejahtera, ekspor perdana ke Sri Lanka menjadi langkah strategis untuk membuka pasar baru sekaligus memperkuat posisi produk teri jengki Indonesia di pasar internasional. Sementara bagi BPKJ Undip, keberhasilan ini menjadi bagian dari perjalanan untuk terus menghadirkan usaha binaan yang mampu tumbuh, mandiri, dan berdaya saing global.

Dari Jepara, 19,56 ton teri jengki berangkat menuju Sri Lanka. Dari proses inkubasi BPKJ Undip, produk lokal melangkah menuju pasar dunia. BPKJ Undip, Menginkubasi Potensi, Mengembangkan Usaha, Membuka Akses Pasar Global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....